JURNALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispersip) Tanah Bumbu memiliki cara meningkatkan gemar baca anak sejak dini. Salah satunya, ialah dengan Story Telling atau mendongeng ke daerah terpencil di Bumi Bersujud.
Wilayah daerah terpencil disasar Dispersip Tanbu, yakni Desa Tibarau Panjang, Kecamatan Teluk kepayang, Rabu (19/10/2022).
Story Telling ini, berjalan meriah hingga membuat anak-anak TK Harapan Bunda Desa Tibarau Panjang merasa senang.
“Kami ingin agar terjadi peningkatan kegemaran membaca anak dan indeks pembangunan literasi masyarakat Kecamatan Teluk kepayang” ungkap Kepala
Dinas Dispersip Tanbu, Yulia Rahmadhani diwakili Kabid P2KM (Pengembangan Perpustakaan dan Kegemaran Membaca) Tri Wahyudi Huda.
Tercatat hadir dalam kegiatan, sebanyak 94 anak, dengan Story Telling, Trialis Nurika Evi yang adalah pioner Kampung Dongeng dan Pekan Ceria.
Menurutnya, Story Telling juga berfungsi
untuk meningkatkan rasa senang seseorang, menambah kosa kata, frasa, hingga pandai merangkai kalimat yang enak untuk didengar dan dibaca, serta dapat menambahkan wawasan seseorang serta mampu meningkatkan kreativitas.
Sementara itu, Kades Tibarau Panjang juga turut mengapresiasi kegiatan positif bagi anak-anak, guru dan wali murid ini mendapat apresiasi tinggi, Dispersip Tanbu dengan kegiatan ini dapat menumbuhkan minat baca anak sejak TK.
“Kami sedang membangun perpustakaan desa Tahun 2022, dengan anggaran sekitar 50 juta dan pembelian buku bacaan dengan anggaran 20 juta,” kata Kades Tibarau Panjang.
Sekedar diketahui, kegiatan storry telling pada anak ini juga berpotensi membuat sistem belajar sambil gembira, belajar mendengarkan, mengembangkan imajinasi, menginspirasi untuk gemar membaca, serta meningkatkan tumbuh kembang kecerdasan anak.(as)














