JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO TIMUR – Sebanyak 30 pelajar terbaik dari berbagai SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Barito Timur, resmi memasuki tahapan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026.
Mereka dipersiapkan untuk mengemban tugas sebagai pengibar Bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Barito Timur.
Pusdiklat dibuka secara resmi oleh Bupati Barito Timur M. Yamin yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Barito Timur, Edius Uhing, di Aula Hotel Ade, Tamiang Layang, Senin (3/8/2026).

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barito Timur, Anda Kriselina, mengatakan seleksi calon Paskibraka tahun ini diikuti 119 pelajar, terdiri atas 66 putra dan 53 putri dari seluruh wilayah Barito Timur.
“Seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan profesional dengan melibatkan tim penilai dari Badan Kesbangpol, TNI Batalyon TP 924/Uria Mapas, Polri, Dinas Kesehatan, serta Pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Barito Timur,” ujarnya.
Dari seluruh tahapan seleksi tersebut, sebanyak 30 peserta terbaik dinyatakan lolos dan berhak mengikuti Pusdiklat Paskibraka Tahun 2026.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri jajaran pelatih dari unsur TNI dan Polri, pamong Paskibraka, tenaga kesehatan, sekretariat panitia, serta seluruh peserta.
Dalam sambutan Bupati M. Yamin yang dibacakan Edius Uhing, disampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil lolos seleksi. Keberhasilan tersebut dinilai sebagai prestasi yang membanggakan, baik bagi peserta, orang tua, sekolah, maupun Kabupaten Barito Timur.
Bupati mengingatkan para peserta bahwa mereka kini memikul amanah besar sebagai calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang akan bertugas pada upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Barito Timur pada 17 Agustus 2026.
“Ikutilah seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan dengan sungguh-sungguh. Tunjukkan disiplin, semangat, tanggung jawab, serta jiwa nasionalisme yang tinggi agar mampu melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” pesan Bupati dalam sambutan yang dibacakan Edius Uhing.
Selain meningkatkan kemampuan baris-berbaris, Bupati berharap Pusdiklat juga menjadi wadah pembentukan karakter, etika, kepemimpinan, serta memperkuat ketahanan fisik dan mental para peserta sebagai generasi penerus bangsa.
Ia juga meminta seluruh panitia, pelatih, dan tim pendukung menjaga koordinasi serta mengantisipasi berbagai kendala agar seluruh rangkaian Pusdiklat hingga pelaksanaan pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada 17 Agustus mendatang dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses.
(Adv/Mc Bartim)













