JURNALKALIMANTAN.COM, HULU SUNGAI TENGAH – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal membuka sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) di Pendopo Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rabu (13/8/2025).
Bupati menegaskan, pendidikan merupakan sektor prioritas yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Menurutnya, pendidikan adalah investasi jangka panjang yang menentukan kualitas generasi penerus bangsa.
“Pendidikan adalah investasi masa depan. Dari sinilah lahir generasi penerus bangsa yang berkualitas,” ujarnya.
PIP adalah langkah pemerintah pusat untuk memastikan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh anak bangsa, terutama dari keluarga kurang mampu.
Melalui program ini, siswa mendapat bantuan tunai agar bisa tetap bersekolah hingga jenjang pendidikan menengah.
“Harapannya, tidak ada lagi anak yang berhenti sekolah hanya karena alasan biaya,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Samsul Rizal sekaligus mengumumkan rencana peluncuran Program Murakata Pintar (PMP) pada 2025.
Program ini merupakan inovasi Pemkab HST yang sejalan dengan PIP, namun dilengkapi kategori beasiswa prestasi dan beasiswa untuk penyandang disabilitas.
PMP ditujukan bagi siswa SD dan SMP dari keluarga pra sejahtera, dengan tujuan meringankan beban biaya pendidikan serta meningkatkan angka partisipasi sekolah di HST.
Tahun ini, PMP menargetkan 1.000 penerima dengan total anggaran Rp 1 miliar—Rp 700 juta untuk 700 siswa SD dan Rp 300 juta untuk 300 siswa SMP.
Hingga saat ini, sudah terjaring 800 calon penerima, terdiri dari 500 siswa SD dan 300 siswa SMP. Penyaluran PMP dijadwalkan pada Oktober 2025.
Bupati mengucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kelancaran PIP dan persiapan PMP, mulai dari Dinas Pendidikan, kepala sekolah, guru, hingga perangkat daerah.
Harapannya, kedua program ini mampu melahirkan generasi unggul yang membawa HST menjadi daerah religius, sejahtera, dan bermartabat.
(Rz)














