JURNALKALIMANTAN.COM, BATULICIN -Bupati Tanah Bumbu, Sudian Noor ikut mengevakuasi puluhan korban longsor di terowongan tambang Batu bara milik PT Cahaya Alam Sejahtera (CAS). Evakuasi itu dilakukan bersama Dandim dan Kapolres Tanbu di Jalan Kodeco, Kilometer 33, Desa Mantawakan Mulya Kecamatan Mantewe, Tanbu, Senin (25/1/2021).
Hasil dari upaya evakuasi diperoleh dari para pekerja total 22 orang tertimbun ini tercatat yang selamat atas kejadian longsor sudah sebanyak 12 orang. Sedangkan 10 pekerja masih tertimbun.
“Pertama yang selamat ada sebanyak 5 orang, lalu malam harinya sebanyak 7 orang juga dapat keluar dari lobang terowongan. Jadi, masih terdapat 10 pekerja yang terjebak di dalam lubang terowongan,” kata para saksi lainnya.
Bupati Tanbu, Sudian Noor mengatakan, pemerintah daerah saat ini bersama jajaran TNI, Polri, Basarnas, BPBD dan masyarakat sekitar akan terus berupaya mengevakuasi 10 orang korban yang masih terperangkap.
“Semoga para pekerja yang terperangkap di dalam lobang terowongan tambang dapat segera kita evakuasi dengan selamat,” ungkapnya.
Pemerintah daerah melalui BPBD juga telah mendirikan tenda dan dapur umum untuk tim evakuasi di lokasi kejadian.
Baca Juga : BPBD Tanbu: Debit Air Masih Aman dari Banjir
Sementara itu, Dandim 1022/TNB Letkol Cpn Rahmat Trianto mengatakan, TNI telah menerjunkan anggota sebanyak 70 orang untuk melakukan evakuasi para pekerja yang terperangkap ini.
“Kita akan terus berupaya bekerjasama dengan semua stakholder untuk mengevakuasi para pekerja yang terjebak di dalam terowongan,” bebernya.
Pada evakuasi ini turut hadir Kapolres Tanbu, AKBP Himawan Sutanto Saragih, Camat Mentewe dan Kades Mentawakan Mulia.
Editor : Ahmad MT














