JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mengambil momen Ramadan, Dinas Kesehatan Banjarmasin kembali melakukan upaya untuk mencapai target vaksinasi.
Selain di pasar tradisional, kini pihaknya membidik tempat-tempat ibadah.
Dikemas dalam Pekan Gebyar Vaksinasi Covid-19, gelaran penyuntikan antibodi tersebut bakal dilakukan di delapan masjid pada malam hari dan satu gereja di pagi hari.
“Dimulai dari tanggal 23–30 April ini, kita laksanakan di masjid-masjid besar dan banyak jamaahnya. Sedangkan gereja, kita pusatkan di Gereja Katedral tanggal 24 April jam 9 pagi,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Machli Riyadi, saat dihubungi para awak media melalui sambungan telepon, Kamis (22/04/2021).
Sementara untuk sasaran yang diprioritaskan, yakni para lansia, aparatur sipil negara, guru, dosen, pengurus tempat ibadah, ustaz(ah), dan pendeta/pastor.
Baca Juga : Hindari Kerumunan, Razia Covid-19 akan Dilakukan Tiap Malam
Pihaknya menyediakan 420 vial vaksin dalam satu pekan, yang ditargetkan dapat diikuti 4.200 orang.
Jika target sasaran tersebut tidak terpenuhi, pihaknya berencana mengalihkannya ke masyarakat umum, sembari menunggu instruksi Menteri Kesehatan untuk tahapan tersebut.
“Vaksin ini kedaluwarsanya bulan Agustus. Jadi, jika tidak juga tercapai, kita alihkan,” tambah Machli.
Masjid-masjid yang menjadi lokasi program ini, yakni Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Masjid Jami Sungai Jingah, Masjid Al-Jihad, Masjid Hasanuddin Madjedi, Masjid Noor, Masjid At-Taqwa, Masjid Mujahidin, dan Masjid Qomaruddin.
“Syaratnya cukup KTP. Untuk di masjid kita buka mulai dari selesai magrib sampai selesai tarawih,” tutup Machli.
Editor : Ahmad MT














