Depo Arsip Kalsel Dapat Kunjungan 4 Instansi Sekaligus dalam 1 Hari

Depo Arsip Kalsel
Kepala Dispersip Kalsel menunjukan pengelolaan Arsip di Depo Arsip Kalsel, kepada perwakilan Bank Kalsel

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU Depo Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menjadi rujukan banyak pihak, bahkan dalam satu hari, ada empat instansi secara bersamaan yang belajar ke tempat ini.

Adapun empat instansi tersebut adalah Divisi Umum Bank Kalsel, Balai Diklat Industri Kayu dan Logam Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel, dan 2 lagi dari Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), yakni Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

[feed_them_social cpt_id=59908]

Kunjungan ini diterima langsung Kepala Dispersip Kalsel Dra. Hj. Nurliani Dardie, yang memberikan apresiasi atas antusiasme menambah pengetahuan pengelolaan kearsipan. 

Rombongan Bank Kalsel dibawa berkeliling ke ruang-ruang penyimpanan, untuk melihat secara langsung tata kelola arsip. 

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Jumat lalu (5/11/2021) di Perpustakaan Palnam Banjarmasin. 

“Setelah melihat dan langsung berkunjung, merasa terkesan dan paham arti penting sebuah arsip. Dispersip Kalsel memang layak menjadi acuan dan bahan studi banding depo arsip maupun perpustakaannya,” ungkap salah satu staf Bank Kalsel Rizki Yulia, usai kunjungan, Senin (08/11/2021). 

Hasil studi ini akan dilaporkannya ke pimpinan, sekaligus berupaya mendapat bantuan dari Arsip Nasional Republik Indonesia untuk pembangunan Depo Arsip Bank Kalsel.

Tamu istimewa dari Kota Banjarmasin ini menyusul kedatangan dari Dinas Perindustrian Kalsel dari Amuntai, yang berkonsultasi mengenai tata naskah dinas dan tata kearsipan pola klasifikasi penomoran surat, sehubungan dengan adanya pemenuhan audit pengawasan kearsipan internal. 

Sementara kunjungan dari BPKAD dan BPBD Tanbu diterima dan diberi arahan oleh Kepala Seksi Pelayanan Kearsipan, yang berdiskusi mengenai penyusutan arsip.

Editor : Ahmad MT

[feed_them_social cpt_id=57496]