Diarak Becak ke Hotel, Ratusan Pasang Pengantin di Banjarmasin Ikuti Nikah Massal

Pelepasan pawai pengantin baru

JURNALKALIAMANTAN.COM, BANJARMASIN – Setelah melakukan ijab kabul, ratusan pasang pengantin nikah massal di Kota Banjarmasin diarak oleh becak menuju kamar hotel masing-masing, yang diberikan gratis.

Nikah massal yang diselenggarakan Kepolisian Daerah Kalimantan Selata melalui Polresta bersama Pemerintah Kota Banjarmasin ini, diikuti 52 pasang pengantin baru, dan 103 pasang peserta isbat nikah.

Berlangsung di panggung Balai Kota, para pasangan pengantin tersebut terlihat sumringah dan bahagia, mengikuti nikah massal yang disaksikan langsung Kapolda Irjenpol Andi Rian Djajadi, Wali Kota Ibnu Sina, Kapolresta Kombes Sabana Atmojo, Selasa (5/12/23).

Wali Kota menyampaikan, gelaran ini menjadi catatan sejarah, pasalnya baru pertama kali dilaksanakan di Balai Kota.

“Semoga ini menjadi berkah bagi seluruh pasangan dan warga Kota Seribu Sungai, dan bagi para pengantin bisa menjadi pasangan yang rukun,” doanya dalam sambutan.

Sementara itu, Kapolda membeberkan, nikah massal ini bertujuan memfasilitasi masyarakat yang kurang mampu dan mereka yang nikah siri atau belum memiliki buku nikah.

“Selain membantu mereka, kita harap juga bagi warga yang ikut isbat nikah dapat menjamin hak-haknya sebagai warga negara, terlebih untuk anak-anaknya,” jelas Irjenpol Andi Rian.

Pasangan peserta nikah massal Siti Ade Erfan dan Rohmah, mengaku senang atas fasilitas yang diberikan kepolisian dan pemerintah ini.

“Dapat informasi dari paman. Alhamdulillah mudah dan tidak ribet, apalagi dibimbing langsung oleh Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat,” ungkap Siti.

Apalagi kata dia, setelah pernikahan ini, seluruh pasangan mendapatkan hadiah berupa voucher menginap di hotel selama 2 malam.

“Iya, setelah nikah ini dapat kamar hotel. Alhamdulillah bisa untuk bulan madu,” pungkas warga Kelayan ini.

Tak hanya nikah masal, kegiatan ini juga dimeriahkan bakti sosial serta pasar murah bagi warga Kota Seribu Sungai.