JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sebagai dukungan terhadap perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (umkm), terlebih untuk para milenial, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel), melalui Dinas Koperasi (Diskop) dan UMKM, memberikan pelatihan barista kepada puluhan pemuda.
Menghadirkan salah seorang barista berkompeten, 25 peserta mengikuti praktik pembuatan kopi kekinian, setelah dipaparkan serangkaian materi.
Dimulai menghidupkan mesin, mengaturnya, hingga menjadi secangkir kopi, tahap demi tahap dijelaskan secara rinci, yang membuat peserta antusias.
Pelatihan yang dikuti perwakilan berbagai kabupaten/kota seKalsel ini, berlangsung 3 hari di salah satu hotel berbintang di Kota Banjarmasin.
Semuanya diajak merintis usaha kopi, karena dinilai sebagai salah satu bisnis potensial saat ini, di tengah banyaknya pencinta kopi, dari kawula muda hingga dewasa.
“Kita tidak bisa pungkiri, generasi milenial ini menguasai segalanya, terutama bidang teknologi, kita harus akui itu. Dengan itu, mereka bisa kemas kopi tradisional menjadi kekinian. Yakin lah ini punya potensi yang baik sebagai penggerak ekonomi,” papar Kepala Diskop UMKM Kalsel, Dr. Drs. H. Gustafa Yandi, M.Si. usai pembukaan, Rabu (07/04/2021).
Salah seorang peserta yang juga pencinta kopi, mengaku bersemangat mengikuti pelatihan ini, lantaran dibekali mesin pembuat kopi, sebagai modal awal untuk membuka usaha.
“Kalau sudah ada modal, nanti baru buka usaha kedai kecil-kecilan. Tahun ini setahu saya, banyak kedai-kedai kecil yang mulai buka,” ucap Ahmad Fadhillah.
Usai pelatihan, peserta akan didampingi Diskop UMKM Kalsel guna mengembangkan usahanya, baik untuk mendapatkan modal, pengemasan, hingga pemasaran.
Dinas tersebut juga mempuyai target untuk mencetak 300 wirausaha baru, yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah tahun 2016/2021, yang dikejar dapat terpenuhi di tahun ini.
Editor : Ahmad MT














