JURNAL KALIMANTAN.COM, BANJAR —Guna mencegah penyebaran terhadap paham radikalisme serta intoleransi dikalangan pondok pesantren, Direktorat Intelkam Polda Kalsel mengandeng Kementerian Agama Kabupaten Banjar melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) atau Diskusi Kelompok Terarah
dengan Tema Aktualisasi wawasan kebangsaan dalam rangka penguatan nasionalisme dan pencegahan penyebaran paham radikalisme serta intoleransi .
Kegiatan dilaksanakan di Masjid Ponpes Al Quran Darul Inqilabi Desa Sungai Besar Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar, Sabtu (14/08/2021).
Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan itu, Kasubdit Kamneg Ditintelkam Polda Kalsel Kompol Paryoto , S. Sos., M.I.Kom, m sangat berterima kasih kepada peserta yang hadir.
” Ditengah hutan karet ini terdapat intan, intannya itu adalah para santri yang semangat dalam menuntut ilmu pendidikan agama di pondok pesantren ini,” ucapnya.
Ditengah Pandemi Covid-19 ini, saya berharap agar para santri pondok pesantren selalu semangat dalam belajar dan tetap mengikuti protokol kesehatan , hal tersebut guna mencegah penyebaran dan memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.
“Selain menuntut ilmu agama, para santri harus memiliki pengetahuan tentang nasionalisme dan wawasan kebangsaan serta menghindari dan mencegah penyebaran paham radikalisme,”Pungkasnya.
Setelah melakukan pembukaan Diskusi Kelompok Terarah atau FGD, kegiatan itu dilanjutkan dengan menyerahkan bantuan sebanyak 70 mushaf Al-Qur’an dari Polda Kalsel yang langsung diterima oleh Ketua Yayasan.
Dalam kesempatan tersebut, pimpinan dan pengasuh serta pendidik ponpes menyatakan Setia kepada pancasila dan NKRI, mengamalkan Islam Rahmatan Lil Alamin, berdasarkan Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan Bhineka Tunggal Eka.
Adapun kegiatan ini, juga menghadirkan narasumber dari Kasi Perlindungan Anak Dinas PPA Kabupaten Banjar Rusma Agustina dengan membawakan materi terkait Peraturan-peraturan perlindungan anak, hak-hak anak, pendidikan dan hal-hal yang tidak boleh dilakukan terhadap anak.
Selain itu, turut hadir Pasi Intel Kodim 1006/Martapura, Kapten Inf Hadi Sutrisno dengan materi tentang hubungan sesama manusia, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, wawasan nusantara, jiwa nasionalisme, hormat kpd guru dan ideologi pancasila.
Kegiatan ini juga diikuti Kasi Dik Diniyah dan Pontren Kemenag Banjar H. Akhmad Shaufie, S.Ag , Ketua Yayasan Darul Inqilabi
Sarbaini, S.Pd , Danramil Karang Intan , Kapten Inf Iman, Perwakilan Polsek Karang Intan, Perwakilan Kecamatan Karang Intan, Pengasuh/Pengajar PPQ-DI dan para santi PPD-QI sebanyak 100 orang
Direktorat Intelkam Polda Kalsel Gelar FGD Wawasan kebangsaan














