JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan Rapat Persiapan Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 sebagai koordinator dalam mendukung kesiapan keikutsertaan Provinsi Kalimantan Selatan pada ajang nasional tersebut, yang akan diselenggarakan di Provinsi Gorontalo.
Rapat persiapan ini digelar pada Selasa (21/1/2026) bertempat di Ruang Rapat H. Maksid, Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Kalsel, serta diikuti oleh Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Kalimantan Selatan dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

Kepala Dislautkan Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono,menyampaikan bahwa rapat ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta menyatukan informasi terkait rangkaian kegiatan Penas Petani Nelayan XVII Tahun 2026. Selain itu, rapat juga membahas secara rinci susunan tugas dan tanggung jawab panitia dalam persiapan pelaksanaan kegiatan, baik pada tahap pra-kegiatan, pelaksanaan, hingga pasca kegiatan.
“Melalui rapat ini, kami ingin memperkuat koordinasi lintas sektor, memastikan kesiapan administrasi, teknis, serta rencana keikutsertaan kontingen Provinsi Kalimantan Selatan pada Penas Petani Nelayan XVII di Provinsi Gorontalo agar dapat berjalan secara optimal, terarah, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkap Rusdi Hartono.
Ia menambahkan, keikutsertaan Kalimantan Selatan dalam Penas Petani Nelayan tidak hanya sebagai ajang silaturahmi nasional, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya petani dan nelayan.
Melalui berbagai agenda seperti pameran, temu wicara, dan pertukaran informasi, diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta inovasi di sektor pertanian, kelautan, dan perikanan.
Dengan dukungan semua pihak, keikutsertaan Provinsi Kalimantan Selatan pada Penas Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi pengembangan sektor kelautan dan perikanan, serta mendorong terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan dan berdaya saing.
(Sumber : Dislautkan Prov Kalsel)














