Dislautkan Kalsel Matangkan Program Kerja 2026

Pemafaran Oleh Kepala Dislutkan Prov Kalsel, Rusdi Hartono Terkait Ekspose Program Kerja TA 2026, (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat perannya dalam mendorong pembangunan sektor maritim daerah. Hal tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan Penyusunan Program Kerja Dislautkan Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Thambrin Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Dr. Ir. H. Ariadi Noor, dan dihadiri oleh Tenaga Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. M. Tasriq Usman. Turut hadir pula jajaran internal Dislautkan Kalsel, mulai dari Sekretaris Dinas, para Kepala Bidang, hingga Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).

[feed_them_social cpt_id=59908]

Kepala Dislautkan Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono, dalam paparannya menyampaikan bahwa penyusunan program kerja tahun anggaran 2026 ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kinerja sektor kelautan dan perikanan, sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan yang sejalan/linear dengan RPJMD dan visi misi Gubernur Kalsel, H. Muhidin.

Kepala Dislautkan Prov Kalsel, Rusdi Hartono Saat Menandatangi Program Kerja TA 2026

“Syukur Alhamdulillah, hari ini kami melaksanakan kegiatan penyusunan program kerja Tahun Anggaran 2026. Program ini disusun dengan tujuan utama meningkatkan laju pertumbuhan sektor kelautan dan perikanan, serta mendukung pemulihan, perlindungan, dan pelestarian sumber daya kelautan di Kalimantan Selatan,” ujar Rusdi Hartono.

Ia menegaskan bahwa sektor kelautan dan perikanan memiliki peran penting dalam menopang perekonomian daerah, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan, pembudidaya ikan, serta pelaku usaha perikanan lainnya. Oleh karena itu, perencanaan program kerja dilakukan secara terintegrasi dan selaras dengan kebijakan pembangunan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah agenda penting dan strategis dibahas secara komprehensif. Di antaranya meliputi penetapan indikator kinerja utama kepala perangkat daerah, penandaan (tagging) program prioritas perangkat daerah yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), serta penyusunan daftar program perangkat daerah di luar program prioritas RPJMD.

Selain itu, pembahasan juga mencakup tagging aktivitas yang mendukung janji kampanye Gubernur Kalimantan Selatan, guna memastikan bahwa seluruh program Dislautkan sejalan dengan visi dan misi kepala daerah (Gubernur Kalsel, H. Muhidin). Tak kalah penting, Dislautkan juga menyusun timeline pelaksanaan kegiatan secara rinci per bulan untuk Tahun Anggaran 2026, sebagai bentuk penguatan perencanaan dan pengendalian program.

Rusdi Hartono berharap, melalui kegiatan ini, seluruh program dan kegiatan Dislautkan Kalsel pada tahun 2026 dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat pesisir dan pelaku usaha perikanan di Kalimantan Selatan.

“Dengan perencanaan yang matang dan sinergi lintas sektor, kami optimistis program kerja Dislautkan Tahun Anggaran 2026 mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

(Sumber : Dislautkan Kalsel)

[feed_them_social cpt_id=57496]