JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Dalam rangka Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2021, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), memaksimalkan perannya untuk ikut serta mencegah penyalahgunaan narkoba.
Salah satu upayanya, memberikan edukasi pada masyarakat luas, dengan menghadirkan dua pembicara utama secara daring, yakni Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalsel Brigjen. Pol. Drs. Jackson Lapalonga, M.Si. dan Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Tri Wahyudi, S.I.K., M.H., yang memberikan paparan terkait pemberantasan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Dispersip Kalsel juga ikut berperan serta dalam mencegah terjerumusnya masyarakat pada menyalahgunaan narkoba, dengan menyediakan perpustakaan yang baik dan nyaman, guna menarik minat masyarakat dan generasi muda untuk dekat dengan buku.
“Selain ikut memberikan edukasi kepada masyarakat luas, dengan hadirnya perpustakaan kita yang saat ini dapat dibanggakan dan gencarnya promosi minat baca, diharapkan bisa menjauhkan generasi kita dari penyalahgunaan narkoba,” ungkap Kepala Dispersip Kalsel Hj. Nurliani, usai kegiatan seminar dalam jaringan (sedaring), di Perpustakan Palnam, Jumat (25/06/2021).
Kepala BNNP Kalsel turut mengapresiasi partisipasi Dispersip Kalsel dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba, yang diharapkan dapat berkelanjutan, hingga tersedianya buku-buku terkait narkoba, agar dapat dibaca dan dipahami untuk dapat menjauhkan pemustaka dari narkotika. 
“Perpustakaan yang merupakan sumber ilmu, dapat menumbuhkan minat baca dan menulis, juga berperan dalam pencegahan. Terlebih juga peran orang tua sangat penting untuk dapat mengarahkan dan menyibukkan anak-anaknya ke arah yang positif, salah satunya perpustakaan,” paparnya usai mengisi materi.
Pada kesempatan ini, kedua narasumber juga diajak langsung melihat berbagai ruang baca, mulai dari perpustakaan umum, perpustakaan anak, hingga taman baca, yang membuat kedua pejabat ini memuji kelengkapan fasilitas dan kenyamanan sumber belajar milik Pemerintah Provinsi Kalsel tersebut.
Editor : Ahmad MT














