JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Barito Kuala (Batola) menyoroti perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilu 2024, yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum. Pasalnya, berdasarkan laporan peserta seleksi, pihaknya menilai terdapat kejanggalan.
“Saya didatangi sekitar 20 peserta seleksi yang merasa dirugikan. Tak sedikit pula yang berasumsi negatif,” ungkap Ketua Komisi I DPRD Batola Basuki, pada rapat gabungan bersama KPU, Selasa (27/12/2022).
Bahkan menurutnya, ada peserta yang lulus Computer Assisted Test (CAT), tapi dinyatakan tidak lulus, lantaran gagal dalam tes wawancara. Selain itu, terkait perubahan jumlah peserta yang berhak mengikuti seleksi wawancara, yang awalnya diberitahukan hanya 10 orang, tetapi kemudian diputuskan 15 orang.
“Memang (peserta seleksi wawancara berjumlah 15 orang) sudah sesuai aturan, tapi disayangkan peraturan berubah mendadak. Ibarat kompetisi sepak bola, aturan berubah begitu permainan sudah dimulai,” lanjutnya.
Menanggapi hal itu, Ketua KPU Batola Rusdiansyah menegaskan, seleksi PPK telah dilakukan sesuai prosedur dan perundang-undangan.
“Secara hierarki kami bertanggung jawab kepada KPU Kalsel dan KPU RI, juga berpedoman dengan perundang-undangan, salah satunya Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2022,” ungkapnya.
“Namun terkait persoalan jumlah peserta seleksi wawancara, tampaknya terdapat informasi yang belum tersosialisasikan, lalu dipertanyakan masyarakat dan menjadi multitafsir,” lanjut Rusdi.
Terkait seleksi wawancara, Rusdiansyah menjelaskan, ada banyak indikator yang dinilai, sehingga sangat berpengaruh dibandingkan CAT.
“Seleksi wawancara cukup kompleks. Tak cuma soal pengetahuan kepemiluan, kami juga menilai pengalaman, attitude, kesiapan, hingga cara berkomunikasi,” tegas Rusdiansyah dalam kesempatan terpisah.
Di antara pengalaman yang diperhitungkan, minimal pernah menjadi Panitia Pemungutan Suara. Terlebih menurut Rusdi, situasi di lapangan terkadang tidak sesuai dengan buku panduan.
“Memang mereka yang mengusai teori, masih bisa menggali pengalaman. Namun dalam perekrutan, kami mencari orang yang benar-benar siap bertugas,” bebernya.
Diketahui, KPU Batola sudah mengumumkan hasil seleksi PPK untuk 15 kecamatan, Kamis (15/12). Sesuai dengan aturan, diambil 10 terbaik hasil CAT dan wawancara.
Rinciannya, peringkat 1 hingga 5 ditetapkan dan akan dilantik menjadi PPK. Sedangkan peringkat 6 hingga 10 disiapkan sebagai calon pengganti antar waktu.
(Alibana)














