JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) propinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menerima Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Diklat Regional (Dikreg) ke-31 Tahun 2022, di Banjarmasin, Selasa (26/7/2022).
PKDN Sespimti Dikreg ke-31 ini mengangkat tema “Strategi Polri Menjaga Stabilitas Kamtibmas dan Mendukung Pemulihan Ekonomi dalam Rangka Mengawal Pembangunan Nasional”.
Perwira Pendamping PKDN Sespimti Dikreg ke-31 Tahun 2022, Brigjen Pol Yasdan Rivai berharap pengetahuan yang didapat selama praktek kerja ini bisa diimplementasikan dalam tugas pejabat tinggi di organisasi masing-masing.
Polri juga menginginkan peserta didik untuk terus mengikuti perkembangan situasi serta isu aktual terkini agar kegiatan belajar lebih fokus, implementatif dan bisa menjawab berbagai permasalahan aktual di lapangan.
“Peserta didik diharapkan dapat mengembangkan karakter dan kepribadian kepemimpinan yang kuat, jujur, peka, visioner, adil dan bijaksana serta mampu menjadi role model pemimpin di masa depan,”ujarnya.
Selain itu, Kalsel menjadi salah satu dari 16 provinsi yang menjadi tujuan PKDN Sespimti, mengingat daerah ini memiliki pertumbuhan ekonomi yang tinggi.
Bahkan diharapkan peserta bisa menyusun risalah kebijakan yang bisa ditawarkan kepada pemerintah daerah, termasuk Polda Kalsel untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi daerah.
“Jadi harus bisa menyusun kebijakan dan langkah strategis untuk menjaga stabilitas kamtibmas dan mendukung pemulihan ekonomi,” ujar Yasdan.
Salah satu peserta didik, Kombes Hanny Andhika Sarbani mempertanyakan pemindahan ibukota provinsi dan pemulihan ekonomi di Kalsel.
Menjawab hal tersebut, Ketua DPRD Kalsel H Supian HK mengatakan, pemindahan ibukota Kalsel sudah diusulkan sejak tahun 1955, namun tidak terealisasi.
“Di masa pemerintahan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin dilaksanakan pembangunan pusat perkantoran Pemprov Kalsel ke Banjarbaru,” kata Supian yang diwakili Staf Ahli DPRD Kalsel Puar Junaidi.
Untuk pemulihan ekonomi, ia mengakui Pemprov Kalsel berorientasi pada sektor pertanian.
“Disektor pertanian telah dimulai pembukaan lahan-lahan baru persawahan di kabupaten di Kalsel, hal ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan menambah pangan di daerah ini,”tutupnya.
(Yunn)














