Dukung Pendidikan Santri, Bupati Tanah Bumbu Teken MoU Beasiswa dengan Ponpes Al-Istiqamah

JURNALKALIMANTAN.COM, TANAH BUMBU – Dalam upaya memperluas akses pendidikan bagi para santri, Bupati Tanah Bumbu, H. Andi Rudi Latif, menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Yayasan Pondok Pesantren Salafiyah Al-Istiqamah di Desa Mantewe, Kecamatan Mantewe, belum lama ini.

Penandatanganan dilakukan bersama Ketua Yayasan, Ustad Fariansyah, sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa pendidikan keagamaan.

“Kerja sama ini bukan hanya urusan administrasi, tapi wujud nyata keberpihakan pemerintah daerah. Kami ingin memastikan tidak ada anak Tanah Bumbu yang tertinggal pendidikannya hanya karena keterbatasan biaya,” tegas Bupati Andi Rudi Latif dalam sambutannya.

Ia menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan, termasuk bagi santri di pesantren, yang menurutnya memiliki peran strategis dalam mencetak generasi religius, berakhlak mulia, dan siap bersaing di era modern.

“Pesantren tak hanya mengajarkan ilmu agama, tapi juga membentuk karakter. Santri adalah calon pemimpin masa depan yang harus kita dukung sepenuhnya,” tambahnya.

MoU ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-15 Pondok Pesantren Salafiyah Al-Istiqamah, yang juga dirangkaikan dengan perayaan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah. Pada kesempatan yang sama, turut dilakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung sekolah dan asrama santri sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sarana dan prasarana pendidikan pesantren.

Bupati berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan keagamaan ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam menggerakkan semangat bersama membangun dunia pendidikan, terutama di wilayah pedesaan dan terpencil.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita butuh dukungan ulama, tokoh masyarakat, dan semua elemen. Bersama, kita wujudkan Tanah Bumbu sebagai kabupaten religius dan unggul dalam pendidikan,” pungkasnya.

(Sumber : MC Tanbu/Ian)