Dunia Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel Berduka, Dra. Hj. Nurliani, M.A.P. Wafat

Banner ungkapan duka cita Dispersip Kalsel. (Foto: Dispersip Kalsel)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan, menyampaikan dukacita yang mendalam atas wafatnya Dra. Hj. Nurliani, M.A.P., pada Jumat (16/1/2026).

Sosok yang dikenal berjasa dalam pengembangan dunia perpustakaan dan kearsipan di Banua itu, mengabdi sebagai Kepala Dispersip Kalsel sejak 2017 hingga 2024.

Ia juga dikenal sebagai pribadi yang tegas dan berdedikasi tinggi, hingga banyak membawa kemajuan pada dunia perpustakaan dan kearsipan Kalimantan Selatan.

Bahkan pada 2020 di masa jabatannya, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat Kalsel berada di posisi tertinggi se-Indonesia, yakni pada angka 48,70, dan naik kembali pada 2021 di angka 58,13.

Selain itu, almarhumah juga dikenal pada kancah nasional, yang kerap menjadi pembicara dalam forum perpustakaan, dan banyak lagi dedikasi yang ditorehkannya untuk dunia perpustakaan Banua.

Tidak heran, keluarga besar Dispersip Kalsel menyampaikan penghormatan atas pengabdian Dra. Hj. Nurliani, M.A.P. semasa hidup.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi, pengabdian, dan keteladanan yang telah beliau berikan dalam memajukan dunia perpustakaan dan kearsipan di Kalimantan Selatan,” ungkap Kepala Dinas Sri Mawarni melalui pernyataan resminya.

Menurutnya, almarhumah dikenal sebagai figur yang memiliki komitmen tinggi dalam pengembangan literasi dan pengelolaan kearsipan.
Pemikiran serta pengabdian yang telah ditorehkan, dinilai memberikan kontribusi besar dan akan terus dikenang serta menjadi inspirasi bagi generasi penerus.

Dispersip juga mendoakan agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah Swt.

“Semoga Allah Swt menerima seluruh amal ibadah almarhumah, mengampuni segala dosa-dosanya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” lanjut Sri.

Kepada keluarga yang ditinggalkan, Dispersip berharap diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi hal ini.

(Ih/Ahmad M)