JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, menyiapkan langkah strategis untuk mendorong efisiensi energi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.
Di tengah situasi global yang memanas, kebijakan tersebut diwujudkan melalui rencana penerapan Work From Home (WFH) satu kali dalam sepekan, serta imbauan penggunaan transportasi ramah lingkungan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Berangkat kerja bisa menggunakan sepeda atau angkutan umum. Bisa diselang-seling,” ujar Muhammad Yamin di Balai Kota Banjarmasin, Kamis (2/4/2026).
Ia menjelaskan, skema penerapan WFH akan diserahkan kepada masing-masing perangkat daerah, dengan mempertimbangkan jenis pekerjaan dan kebutuhan pelayanan publik.
“Tentu akan disesuaikan ASN mana yang bisa WFH dan tidak, agar kebijakan ini berjalan efektif,” tambahnya.
Terkait penentuan hari pelaksanaan WFH, Pemko Banjarmasin masih melakukan pembahasan lebih lanjut bersama jajaran terkait, termasuk Sekretaris Daerah.
“Masih kita diskusikan bersama Pak Sekda seperti apa teknisnya. Namun yang jelas, kita mengikuti kebijakan pemerintah pusat,” jelasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Dolly Syahbana, mengungkapkan bahwa penentuan hari WFH akan diatur agar tidak berdekatan dengan akhir pekan.
Langkah tersebut diambil untuk mencegah potensi penyalahgunaan kebijakan oleh ASN.
“Kita hindari WFH di hari Jumat dan Senin, karena tidak ingin menimbulkan kecenderungan ASN memanfaatkannya untuk berlibur,” ujarnya.
Ia menegaskan, penerapan WFH tetap harus mengedepankan integritas dan tanggung jawab kerja, khususnya dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Bagi yang WFH, tetap jaga integritas. Jangan sampai disalahartikan menjadi waktu untuk liburan atau kegiatan lain. Tetap bekerja sebagaimana mestinya,” tegasnya.
(Ih/Ang)














