JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Hj. Nurliani Dardie, dikenal sebagai sosok pekerja keras dan punya semangat tinggi, yang ternyata juga memiliki jiwa sosial besar.
Hal itu terlihat saat kunjungan kerjanya ke Kabupatan Hulu Sungai Tengah (HST), yang menyempatkan diri menyambangi Saparah, seorang nenek penyintas banjir bandang parah awal Februari lalu, di Desa Alat Seberang, Kecamatan Hantakan.
“Alhamdulillah kita sempat mengunjugi beliau, setelah tadi berkoordinasi dengan Komandan Kodim 1002/HST Letkol Inf Muh. Ishak H.B. terkait kolaborasi pada TMMD, karena memang kita pernah ke sini,” papar Bunda Nunung (sapaan akrab Kadispersip Kalsel) melalui siaran persnya, Kamis (23/09/2021).
Perhatian ini diberikan, atas rasa kepeduliannya terhadap nenek yang tidak memiliki anak dan suami tersebut. Ia pun berharap, aksi kemanusiaan ini bisa diikuti jajarannya.
“Selain bekerja keras, kita juga perlu menumbuhkan rasa empati bagi anak-anak (karyawan Dispersip Kalsel, red) yang ikut,” bebernya.
Di kesempatan ini, Hj. Nurliani juga membawakan buah tangan, berupa sarung dan uang santunan, yang diharapkan dapat menambah semangat Nenek Saparah dalam menjalani kehidupan.
“Bukan apa-apa, hanya dari pribadi yang merasa beliau sudah seperti keluarga, apalagi saat kami didatangi terlihat senang, mulai bertanya berbagai hal, hingga mengucapkan terima kasih cu lah,” tirunya.
Selain Nenek Saparah, Kadispersip Kalsel juga mendatangi pasangan lansia tuna wisma Syamsudin (95) dan Arpiah (60) yang viral di media sosial, karena sempat tidur di pinggir Sungai Barabai dengan menggantung kelambu.














