Fraksi PKS DPRD Kalsel Potong Gaji Untuk Penanganan Covid-19

Potong Gaji Anggota Dewan PKS
Firman Yusi, Anggota DPRD Kalsel F-PKS

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Gaji Anggota Dewan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dipotong atau dialokasikan untuk membantu penanganan Covid-19. Lalu bagaimana dengan fraksi PKS DPRD Kalsel.

Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kalsel, Firman Yusi, menyatakan fraksi ikut serta membantu dalam penanganan covid 19.

Meskipun anggarannya tidak dihimpun namun diberikan kepada warga yang di Dapil masing-masing untuk memberikan dukungan kepada pelaku isolasi mandiri dan warga yang terdampak akibat PPKM.

“Itu dilakukan masing-masing anggota dewan,” ujarnya ketika di wawancarai ruang kerjanya di DPRD Kalsel , Senin (09/08/2021).

Menurutnya, belum dikoordinirnya anggaran penanganan covid 19 dikarenakan hal tersebut belum menerima instruksi dari partai dan saat pihaknya masih menunggu.

“Mungkin jika PPKM berlanjut, akan ada instruksi partai seperti diawal Pandemi,” jelasnya.

Saat ini lanjutnya, anggota DPRD fraksi PKS masing-masing melaksanakan kegiatan dan mendukung untuk mengulurkan bantuan pada penanganan Covid-19.

“Anggaran masing-masing, karena dapilnya juga berbeda dan kebutuhan juga berbeda pula,” terangnya

Adapun target sasarannya diutamakan kepada kader-kader PKS yang sedang melakukan isolasi mandiri.

Berkaca pada pengalaman tahun lalu, jika tidak ada koordinir maka kegiatan masing-masing kader akan dilaporkan ke partai.

“Adapun untuk biaya yang dikeluarkan anggota disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi keuangan, partai tidak menentukan besaran dana yang dikeluarkan,” pungkasnya.

[feed_them_social cpt_id=57496]