Gala Premier Saru 2, Pemkab Banjar Dorong Promosi Pariwisata Melalui Film

Bupati Banjar saat mrnyampaikan sambutan pada Gala Premier Saru 2, Sabtu (20/12). (Foto: Dayat)

JURNALKALIMANTAN.COM,BANJAR– Pemerintah Kabupaten Banjar terus mengembangkan pola promosi daerah yang lebih kreatif dan dekat dengan masyarakat. Salah satunya melalui pemanfaatan film lokal sebagai media untuk memperkenalkan potensi wisata, budaya, dan kehidupan sosial daerah.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui penyelenggaraan gala premier film Saru 2: Janji Sarikaya di Cinapolis Q Mall Banjarbaru, Sabtu (20/12/2025).

[feed_them_social cpt_id=59908]

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi promosi pariwisata berbasis industri kreatif yang digagas Pemkab Banjar.

Film karya sineas daerah tersebut menampilkan panorama alam Kabupaten Banjar yang dipadukan secara harmonis dengan alur cerita.

Berbagai destinasi wisata disuguhkan secara natural mengikuti perjalanan kisah para tokohnya, sehingga tidak terkesan sebagai promosi semata.

“Film ini bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga media yang efektif untuk mengenalkan keindahan alam serta kehidupan masyarakat Kabupaten Banjar,” ujar Bupati Banjar, Saidi Mansyur, saat menghadiri gala premier.

Cerita film berfokus pada perjalanan emosional seorang anak yang tumbuh dalam penantian terhadap ayahnya yang merantau. Konflik batin semakin mendalam ketika tokoh utama harus menerima kenyataan pahit kehilangan sang ibu.

Melalui kisah tersebut, penonton diajak memahami nilai keteguhan dalam menghadapi cobaan hidup, pentingnya berbakti kepada orang tua, serta semangat untuk terus berjuang demi masa depan yang lebih baik.

Saidi Mansyur menilai, kekuatan cerita yang menyentuh emosi membuat pesan yang ingin disampaikan lebih mudah diterima oleh masyarakat luas.

“Kemasan cerita yang kuat dan dekat dengan kehidupan sehari-hari membuat pesan promosi daerah tersampaikan secara halus, namun membekas,” katanya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Banjar akan terus mendukung perkembangan industri kreatif, termasuk perfilman lokal, sebagai bagian dari upaya mendorong sektor pariwisata dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

(Dyt/Ang)

[feed_them_social cpt_id=57496]