Gubernur Kalsel dan Pangdam Tinjau Kesiapan Sekolah Rakyat Sambut Kunjungan Presiden Prabowo

Gubernur Kalsel, H. Muhidin dan Pangdam Saat Meninjau Kesiapan Sekolah Rakyat, Kunjungan Presiden Prabowo, (Foto : M. Rezky Maulidja)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU — Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Selatan meninjau kesiapan Sekolah Rakyat (SR) di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional IV Kalimantan, Jalan Trikora, Banjarbaru, Sabtu (10/1/2026) pagi.

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program Sekolah Rakyat, yang merupakan program strategis pemerintah pusat. Saat ini, Sekolah Rakyat sementara beroperasi di tiga lokasi di Banjarbaru, yakni BBPPKS Regional IV Kalimantan, Sentra Budi Luhur, dan Balai Latihan Kerja (BLK).

Selain meninjau kesiapan sarana dan prasarana, rombongan juga mengecek lokasi yang direncanakan menjadi kawasan pembangunan Sekolah Rakyat terpadu di bawah naungan Kementerian Sosial, yang dijadwalkan akan ditinjau langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Sekitar pukul 10.58 Wita, Gubernur H. Muhidin bersama jajaran Forkopimda Kalsel, di antaranya Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, dan Kabinda Kalsel Brigjen Pol Nurrullah, meninjau kawasan utama serta sarana pendukung yang akan digunakan dalam kegiatan tersebut.

Usai meninjau area inti, Gubernur juga mengecek pintu gerbang masuk lokasi dan berkoordinasi dengan unsur TNI dan Polri terkait pengamanan serta pengaturan akses jalan, guna memastikan kelancaran dan keamanan jalur yang akan dilalui rombongan Presiden RI.

“Hari ini kami bersama Pangdam Tambun Bungai, Pak Kapolda, Pak Danrem, Kabinda, dan jajaran melakukan peninjauan lapangan menjelang agenda kunjungan Presiden RI yang direncanakan pada hari Senin mendatang di Sekolah Rakyat yang sedang kami siapkan,” ujar Gubernur H. Muhidin.

Ia menyebutkan bahwa progres persiapan lokasi telah mencapai lebih dari 60 persen, dan pengerjaan akan terus dikebut, termasuk hingga lembur malam, agar seluruh persiapan dapat rampung tepat waktu.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur juga berkoordinasi dengan Dirlantas Polda Kalsel KBP Dr. M. Fahri Siregar terkait rekayasa lalu lintas. Rencananya, jalur Presiden akan dimulai dari bandara menuju lokasi kegiatan.

“Kendaraan Presiden dan rombongan akan diturunkan di jalan utama, kemudian berjalan sekitar 100 meter menuju lokasi. Kendaraan lain tidak diperkenankan masuk ke area tersebut agar tidak terjadi kepadatan,” jelasnya.

Gubernur berharap kunjungan Presiden RI ini menjadi momen kebanggaan bagi masyarakat Kalimantan Selatan, sekaligus bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap daerah.

“Ini merupakan kali pertama Presiden RI berkunjung ke sini untuk meresmikan program Sekolah Rakyat berskala nasional. Tentu ini menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi kita semua,” pungkasnya.

Ia juga berharap kunjungan tersebut membawa kebaikan dan keberkahan, serta diiringi dengan kondisi cuaca yang terus membaik di tengah situasi banjir yang sempat melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin menegaskan bahwa peresmian Sekolah Rakyat oleh Presiden RI di Kalimantan Selatan merupakan sebuah kehormatan besar bagi daerah.

Pihaknya memastikan pengamanan maksimal dengan terus berkoordinasi bersama Pemerintah Provinsi Kalsel, Polda Kalsel, serta seluruh pihak terkait agar kegiatan dapat berjalan lancar, tertib, dan aman.

Pangdam juga mengimbau masyarakat untuk hadir dan menyaksikan langsung kunjungan Presiden RI pada Senin mendatang, karena peresmian Sekolah Rakyat tersebut dilaksanakan serentak secara nasional.

(Sumber : Adpim)