Gubernur Kalsel H. Muhidin Terima Dubes RI untuk Kazakhstan, Bahas Peluang Ekspor Sawit dan Wisata Religi

Gubernur H. Muhidin Terima Kunjungan Dubes RI Untuk Kazakhstan dan Tajikistan, Dr Mochammad Fadjroel Rachaman. (Foto : M. Alfian)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Muhidin menerima kunjungan Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Kazakhstan dan Tajikistan, Dr. Mochammad Fadjroel Rachman, di Kediaman Gubernur Kalsel, Banjarmasin, Sabtu (30/8/2025) pagi.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur H. Muhidin didampingi Sekda Kalsel Muhammad Syarifuddin serta Direktur PT Bangun Banua Kalimantan Selatan H. Afrizaldi. Sementara Dubes Fadjroel Rachman hadir bersama putranya, Krishna Satyagraha Kusuma Putera.

Fadjroel Rachman yang merupakan keturunan asli Urang Banjar—cicit Pangeran Abdurrahman Kasuma (Raja Pulau Laut III)—menyampaikan sejumlah peluang kerja sama, khususnya di sektor perdagangan sawit (CPO), perikanan, rempah-rempah, serta potensi wisata religi di Kazakhstan dan Uzbekistan.

“Terutama saya sampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur atas pertemuan hari ini. Saya ingin mengajak Banua memanfaatkan peluang ekonomi, perdagangan, hingga pariwisata di Kazakhstan,” ujar Fadjroel.

Selain potensi ekspor sawit, jalur penerbangan Banjarmasin–Kuala Lumpur–Kazakhstan yang relatif singkat (sekitar 9 jam perjalanan) dinilai dapat mendukung pengembangan perdagangan dan wisata religi, termasuk ziarah ke makam Imam Bukhari di Samarkand dan Abu Nasr al-Farabi di Turkistan.

Gubernur H. Muhidin menyambut baik tawaran tersebut. “Beliau ini asli urang Banjar dan memiliki pengalaman luas di pemerintahan. Kami berdiskusi soal potensi ekonomi Kalsel, termasuk sawit, perikanan, dan rempah-rempah,” ucapnya.

Fadjroel juga membuka peluang pembentukan kerja sama Sister City antara Kalsel dengan Kazakhstan. “Ke depan, kita bisa wujudkan hubungan yang lebih erat, apalagi mayoritas masyarakat di Kazakhstan beragama Islam,” ujarnya.

Dubes Fadjroel Rachman mengundang Gubernur H. Muhidin serta masyarakat Banjar untuk berkunjung ke Kazakhstan, sekaligus menjajaki kerja sama lebih lanjut di bidang perdagangan dan pariwisata.

(Sumber: Mr/Adpim)