Gubernur Muhidin Terima Penghargaan Bappenas Atas Sukses Geopark Meratus Raih Status UNESCO Global Geopark

JURNALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menerima piagam apresiasi dan trofi penghargaan atas keberhasilan Geopark Meratus meraih status UNESCO Global Geopark (UGGp). Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Indonesia’s Geopark Leader Forum di Ruang Rapat Kementerian PPN/Bappenas RI, Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Penyerahan dilakukan langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, didampingi Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian. Rachmat Pambudy juga menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pengarah Komite Nasional Geopark Indonesia.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Pada kesempatan tersebut, Gubernur H. Muhidin menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan Geopark Meratus. Hal ini ditandai dengan Penandatanganan Komitmen Bersama di hadapan Menteri PPN/Bappenas, Mendagri, serta Direktur Kantor Regional Multisektoral UNESCO Jakarta, Maki Katsuno-Hayashikawa.

Usai acara bertema “Building Knowledge for Indonesia’s Geopark Development”, Gubernur H. Muhidin menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan Geopark Meratus yang kini telah mendunia.

“Sebagai Pemerintah Provinsi, kami tentu mendukung penuh pengembangan Geopark Meratus sebagai bagian dari pembangunan daerah berkelanjutan. Kami akan lebih memperhatikan seluruh situs yang masuk dalam Geopark Meratus agar terus berkembang,” ujarnya.

Dalam deklarasi komitmen tersebut, Pemprov Kalsel memastikan kebijakan pengembangan geopark akan disinergikan dengan perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah. Pemerintah juga berkomitmen melindungi dan melestarikan warisan geologi, keanekaragaman hayati, dan keragaman budaya melalui penguatan kebijakan, peningkatan kapasitas, serta pelibatan aktif pemangku kepentingan.

Pemprov Kalsel turut mendorong pemanfaatan Geopark Meratus sebagai penggerak ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan, serta memperkuat kemitraan lintas sektor untuk mendukung pengembangan geopark ke depan.

Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan kementerian/lembaga, Dewan Pakar Komite Nasional Geopark Indonesia, kepala daerah wilayah geopark, Badan Pengelola Geopark, BUMN, NGO, dan berbagai lembaga lainnya. Selain penyerahan Rahayuning Bhumi Award, kegiatan juga dirangkai dengan Pameran Foto Geopark Indonesia, termasuk dari Geopark Meratus.

Diketahui, Geopark Meratus memiliki luas sekitar 3.645,01 km², mencakup enam kabupaten/kota: Banjarbaru, Banjarmasin, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Barito Kuala, dan Banjar. Geopark Meratus resmi masuk daftar UNESCO Global Geoparks setelah ditetapkan pada Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-221 di Paris, April 2025. Pengakuan ini menjadikannya geopark pertama di Kalimantan.

(Sumber : Adpim)

[feed_them_social cpt_id=57496]