JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor, memberikan apresiasi terhadap kinerja Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel Hj. Nurliani Dardie, atas penghargaan yang diberikan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI).
Selain membawa Pemerintah Provinsi Kalsel menduduki Indeks Pembangunan Literasi (IPL) tertinggi se-Indonesia dengan nilai 48,70, Hj. Nurliani Dardie juga mendapat penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka Tahun 2021, dengan kategori pejabat publik.
“Selamat kepada Kepada Kepala Dispersip Kalsel. Saya bangga sekali, karena saya tahu ibu memang diakui kinerjanya saat mengepalai Dispersip Kota Banjarbaru, dan kali ini kembali dibuktikan,” ungkap Gubernur Kalsel dalam sambutannya, saat menghadiri syukuran sederhana, di Aula Kantor Dispersip Kalsel, Jalan A. Yani Kilometer 6 Banjarmasin, Selasa (21/09/2021).
Selain itu, gubernur mengakui pula kerja keras dan semangat jajaran Dispersip Kalsel, untuk meningkatkan minat baca di Banua.
“Hal itu harus terus dilakukan, agar dapat membawa Banua ini lebih baik lagi,” harapnya.
Sementara itu, Hj. Nurliani merasa bersyukur dapat membawa Kalsel berprestasi di tingkat nasional, yang dinilainya berkat kerja sama dan dukungan semua pihak, terlebih Gubernur Kalsel beserta jajarannya.
“Ini menjadi penyemangat atas kami untuk terus aktif mempromosikan minat baca. Kita tidak hanya menunggu pemustaka untuk datang, namun kita yang mendekatkan buku, agar dapat tercipta peningkatan minat baca,” ucapnya di sela syukuran.
Ditambahkannya, kegiatan yang dilakukan secara sederhana dari dana bonus penghargaan Perpusnas RI ini, sebagai rasa penghargaan atas peran semua karyawannya, mitra, hingga para penggiat literasi.
“Ini kami lakukan sebagai rasa terima kasih pada semua, dan alhamdulillah saya juga mendapat kehormatan atas kehadiran Gubernur Kalsel,” bebernya.
Seperti diketahui, Penghargaan Nugra Jasadharma Pustaloka tersebut, diberikan sebagai apresiasi tertinggi Pemerintah Republik Indonesia terhadap pejabat publik, tokoh masyarakat, jurnalis, media massa, dan lainnya, yang turut berperan dalam kemajuan pembangunan.
Pada tahun ini, selain Gubernur Kalsel yang mendapat penghargaan IPL tertinggi se-Indonesia dan Kadispersip Kalsel yang menyabet Nugra Jasadharma Pustaloka, penghargaan serupa juga diraih Bupati Hulu Sungai Utara Abdul Wahid, bersama 6 gubernur dan walikota/bupati se-Indonesia, yang diberikan pada gelaran Gemilang Perpustakaan Nasional pada 14 September lalu.














