H. Muhidin Digelari Gubernur Visioner Kalsel, Sabet Antasari Award 2026

Sekdaprov Kalsel, M. Syaripuddin Saat Menerima Penghargaan Antasari Award 2026 Kategori Kepala Daerah Predikat Gubernur Visioner Pembangunan Berkelanjutan di Kalsel, (Foto ; Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin meraih Antasari Award 2026 pada kategori Kepala Daerah dengan predikat Gubernur Visioner dalam Pembangunan Berkelanjutan di Kalimantan Selatan.

Penghargaan tersebut diterima Gubernur H. Muhidin yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M. Syarifuddin, pada acara Antasari Award 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin di Hotel Treepark Banjarmasin, Rabu (4/2/2025) pagi.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Antasari Award 2026 mengusung tagline “Dari Mahasiswa, untuk Banua”, sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh, lembaga, dan institusi yang dinilai konsisten berkontribusi dalam pembangunan daerah dan kemajuan Kalimantan Selatan.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Sekdaprov Kalsel, disampaikan bahwa Antasari Award bukan sekadar bentuk penghargaan, tetapi juga menjadi refleksi atas tanggung jawab besar yang melekat pada setiap penerimanya.

“Hari ini kita menyaksikan penyerahan penghargaan kepada tokoh-tokoh yang dinilai layak menerima Antasari Award 2026. Penghargaan ini hendaknya dimaknai sebagai kehormatan sekaligus amanah besar untuk terus bekerja lebih baik demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah,” ujar Gubernur.

Gubernur H. Muhidin menegaskan bahwa setiap capaian harus dibarengi dengan komitmen yang semakin kuat dalam pengabdian kepada masyarakat. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, lanjutnya, terus berupaya meningkatkan kinerja birokrasi, menjaga integritas aparatur, serta menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Selain itu, keberlanjutan pembangunan menjadi perhatian utama Pemprov Kalsel melalui sejumlah program strategis, di antaranya penyelesaian Jembatan Penghubung Kotabaru–Tanah Bumbu, pembangunan Bendungan Riam Kiwa, serta penguatan ketahanan pangan daerah yang ditandai dengan surplus produksi beras setiap tahun.

“Mohon doa dan dukungan dari semua pihak, khususnya UIN Antasari Banjarmasin, agar kami dapat bekerja lebih maksimal dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Gubernur.

Gubernur juga berharap Antasari Award 2026 dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh pihak untuk terus berinovasi dan memberikan pengabdian terbaik bagi daerah, bangsa, dan negara.

Sementara itu, Sekdaprov Kalsel M. Syarifuddin menyampaikan apresiasi Gubernur dan Pemprov Kalsel atas terselenggaranya Antasari Award 2026 yang dinilai menunjukkan kepedulian mahasiswa terhadap pembangunan di Kalimantan Selatan.

“Kami sangat mengapresiasi UIN Antasari Banjarmasin atas pelaksanaan Antasari Award 2026 yang pertama kali digelar. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat memotivasi mahasiswa untuk turut serta memperhatikan dan berkontribusi dalam pembangunan Kalsel,” ungkapnya.

Pada kategori kepala daerah lainnya, penghargaan juga diberikan kepada Wali Kota Banjarbaru dan Bupati Kotabaru. Sementara kategori perusahaan diberikan kepada PT Pelindo III, PT Bangun Banua, dan PT Ambapers.

Selain itu, penghargaan kategori tokoh politik diterima oleh Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Rais Ruhayat.

Acara tersebut turut dihadiri Direktur PT Bangun Banua Afrizaldi, Rektor UIN Antasari Banjarmasin Hj. Nida Mufidah, Wakil Rektor III UIN Antasari Muhdi, perwakilan Wali Kota Banjarbaru dan Bupati Kotabaru, serta perwakilan BUMN dan BUMD penerima penghargaan.

(Sumber: Adpim)

(Foto : Naimah Mahmudah)

[feed_them_social cpt_id=57496]