Ia melanjutkan, sebagai senator di Komite I DPD RI dengan mitra kerja Bawaslu RI dan KPU RI, Habib mengaku mengikuti dengan baik bagaimana dinamika Pilgub Kalsel. Ia menilai, apa yang diputuskan oleh DKPP RI sudah sangat sesuai dengan fakta hukum yang terungkap di persidangan.
“Persidangan DKPP RI bersifat terbuka, semua pihak bisa menyaksikan. Bisa dilihat saat persidangan berbagai kesalahan yang dilakukan oleh Bawaslu Kalsel. Berbagai pertanyaan dari hakim dan pengadu juga tidak bisa dijawab oleh para komisioner. Selain itu, pelanggaran yang dilakukan Bawaslu Kalsel begitu jelas dan nyata,” urai Habib Banua.
“Saya memahami posisi sahabat saya sebagai ketua timses paslon, tapi fakta persidangan tak terbantahkan. Alangkah lebih bijak, seorang wakil rakyat menggunakan kewenangannya untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kepentingan pemenangan pilgub, meskipun yang bersangkutan berposisi sebagai ketua tim pemenangan, namun seharusnya mampu menempatkan diri sesuai dengan etika pejabat negara yang berlaku,” Pesannya.
Senator yang dikenal lantang ini juga berharap PSU yang tinggal menghitung hari bisa berjalan dengan jujur, adil, damai, dan tentram. Untuk menciptakan kondisi tersebut, para penyelenggara ia minta harus bertindak adil, agar tidak memunculkan keributan.
Reporter : Icky
Editor : Ahmad MT














