JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pelaksanaan Haul ke-6 Guru Zuhdi dijadwalkan berlangsung Sabtu (14/02/2026). Selain pengamanan oleh aparat dan relawan, Pemerintah Kota Banjarmasin turut menyiagakan 600 petugas kesehatan untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut.
Tim kesehatan mulai diterjunkan bertepatan dengan malam 27 Syakban atau Jumat malam (13/2/2026), seiring dengan diperkirakan membludaknya jemaah haul sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Kehadiran tim ini ditujukan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi jemaah serta kesiapsiagaan ambulans apabila terjadi kondisi darurat.
“Tugas tim kesehatan adalah memberikan pelayanan kesehatan kepada jemaah haul serta menyiapkan ambulans untuk menunjang kelancaran pelaksanaan haul,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan M.Ramadhan, Jumat (13/2/2026).
Ia menjelaskan, petugas kesehatan disebar di sembilan zona dengan total 29 posko layanan kesehatan. Dari jumlah tersebut, 430 orang merupakan tenaga kesehatan, sementara 170 lainnya merupakan relawan kesehatan.
“Total ada 600 orang yang kami tugaskan, terdiri dari tenaga kesehatan dan relawan,” tambahnya.
Selain penempatan posko, Dinas Kesehatan juga menyiapkan jalur evakuasi darurat. Untuk jalur darat, disiagakan 40 unit ambulans, sementara jalur air dilengkapi dengan 12 dermaga sebagai titik evakuasi alternatif.
Adapun rumah sakit rujukan yang telah disiapkan meliputi Rumah Sakit Umum Daerah Ulin, RSUD Sultan Suriansyah, RSUD Ansari Saleh, Rumah Sakit TPT, Rumah Sakit Islam, dan Rumah Sakit Suaka Insan.
Dengan kesiapan tersebut, Pemkot Banjarmasin berharap pelaksanaan Haul ke-6 Guru Zuhdi dapat berjalan aman, lancar, dan seluruh jemaah mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal.
(Ih/Ahmad M)














