Hilang Dua Hari, Pria di Kuin Selatan Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar

Evakuasi jasad korban di ruang mayat RSUD Ulin. (Foto : ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Warga Gang Pusara Kelurahan Kuin Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria berinisial R (38), Selasa (31/3/2026).

Korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya, diduga akibat gantung diri.

Penemuan ini berawal dari kecurigaan keluarga korban, setelah tidak terlihat keluar kamar selama kurang lebih dua hari.

Adik ipar korban, Amin (20), mengaku diminta oleh mertuanya untuk memeriksa kondisi R, yang sudah beberapa hari tidak terlihat.

Amin sempat memanggil korban dari luar kamar, namun tidak mendapat respons. Kecurigaan semakin kuat setelah tercium bau tidak sedap dari dalam kamar, dan ia kemudian meminta bantuan anggota keluarga lainnya.

Keluarga akhirnya memutuskan membuka pintu secara paksa menggunakan linggis. Saat pintu berhasil dibuka, korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi tergantung di dalam kamar.

Menurut Amin, keseharian korban dikenal cukup aktif dan sering keluar rumah, baik pagi maupun malam hari. Bahkan, setelah makan, korban biasanya menyempatkan diri untuk merokok dan berbincang dengan sekitar.

Ia juga menambahkan, sehari sebelumnya saat pulang dari Banjarbaru, tidak ada yang membukakan pintu seperti biasanya, sehingga ia masuk melalui pintu dapur.

Usai ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi ke ruang pemulasaraan RSUD Ulin Banjarmasin untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kematian korban, dan menunggu hasil pemeriksaan resmi.

Amin mengaku belum mengetahui banyak terkait kondisi korban, mengingat dirinya baru menikah dan tinggal di rumah tersebut.

“Saya juga baru tinggal di sana, jadi belum terlalu tahu,” pungkasnya.

(Api/Ahmad M)