Hindari Konflik Cantrang di Muara Kintap, Polda Kalsel Bergerak Jaga Kamtibmas

Konflik Cantrang di Muara Kintap
kegiatan silaturahmi Dir Intelkam Polda Kalsel Bersama Para Nelayan Tanah Laut

JURNALKALIMANTAN.COM, TANAH BUMBU – Direktorat Intelkam Polda Kalsel, bergerak cepat menjaga situasi kamtibmas, dengan turun ke tengah masyarakat Kabupaten Tanah Laut (Tala), seiring adanya keluhan hadirnya kapal nelayan dari luar daerah, yang diduga menggunakan alat tangkap terlarang (cantrang).

“Ini akan kita tindak lanjuti dan meneruskan pada pihak terkait,” ungkap perwakilan Kasubdit Keamanan Khusus (Kamsus) yakni Kanit 1 Subdit Kamsus Dit Intelijen Keamanan Polda Kalsel AKP Agus Wibowo.

Aspirasi tersebut disampaikan warga, saat Silaturahmi dan Diskusi Kamtibmas Polairud Polda Kalsel bersama DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tala, termasuk keluhan sulitnya mendapatkan BBM.

Kegiatan ini juga dihadiri Perwakilan Pelabuhan Perikanan Muara Kintap (PPMK) Heni Tafikah, serta tokoh nelayan setempat, berlangsung di Aula Sekretariat Kantor Badan Persmusyawaratan Desa setempat, Jumat (1/4/2022).

AKP Agus Wibowo mengatakan, pertemuan ini sengaja dilakukan untuk menjaring informasi dari nelayan, guna meminimalisir, mencegah, serta menghindari adanya potensi konflik, sehingga diharapkan situasi masyarakat tetap berlangsung kondusif, sambil tetap mencari solusi atas persoalan yang dihadapi.

“Mencari ikan menggunakan cantrang sudah dilarang secara resmi, penggunaan itu akan sangat berpengaruh serta merusak ekosistem dasar bawah laut,” tuturnya.

Sementara terkait kelangkaan BBM, dirinya menegaskan akan menyampaikannya kepada pimpinan, agar bisa ditindaklanjuti dan diteruskan kepada instansi terkait.

Plt. Ketua DPC HNSI Tala Alimuddin, menyampaikan rasa terima kasih kepada nelayan Desa Muara Kintap, yang sudah turut serta menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

Dirinya juga meminta kepada pihak-pihak terkait, agar turut serta membantu penertiban penangkapan ikan yang menggunakan cantrang.

“Kami sudah berupaya sekuat tenaga, tapi tetap saja ada yang menggunakan cantrang. Harapan saya, pemerintah maupun pihak terkait bisa menyikapi permasalahan ini. Mohon sekiranya lebih aktif lagi dan dideteksi, agar cantrang tidak bisa masuk daerah kami,” ucapnya.

Pada momentum tersebut juga digelar pasar murah, untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, salah satunya minyak goreng yang sulit didapat, terlebih pada saat menjelang Ramadan.

Kegiatan ini disambut antusias Kepala Desa Muara Kintap Yuliadi. Dirinya mengaku bersyukur dan berterima kasih dengan digelarnya kegiatan ini, sehingga masyarakatnya merasa sangat terbantu.

(Adt)