JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pengurus Himpunan Wiraswasta Nasional (Hiswana) Minyak dan Gas Kalsel, memastikan kecukupan pasokan liquified petroleum gas dan bahan bakar minyak untuk kebutuhan masyarakat jelang lebaran.
Hal itu ditegaskan Ketua Hiswana Migas Kalsel Hj. Muliana Yuniar, di sela buka bersama pengurus dan jajaran Pertamina Patra Niaga, sekaligus pemberian santunan untuk Panti Asuhan Sentosa Banjarmasin, Senin (17/4/2023), di sekretariat kawasan Belitung.
“Apalagi untuk LPG bersubsidi, di gudang masih mencapai 400 metrik ton. Stok itu malah akan terus bertambah, karena ada kapal yang belum bongkar dan ada juga yang masih dalam perjalanan,” tegasnya.
Kecukupan itu juga bisa dilihat dari penjualan di tingkat pengecer, yang harganya hanya Rp20.000,00–Rp21.000,00 per tabung. Karena kalau stoknya kurang, biasanya harganya mencapai Rp25.000,00 per tabung.
“Kalau di kita, di pangkalan, kami tetap jual sesuai HET dari pemerintah, yakni Rp18.500,00 per tabung,” tambah Yuniar.

Sedangkan untuk BBM, kecukupan stoknya bisa dilihat dari mudahnya masyarakat mendapat BBM di SPBU, khususnya yang bersubsidi, baik solar maupun Pertalite.
“Jadi, kami berkeyakinan masyarakat bisa menikmati lebaran dengan nyaman tanpa harus takut kesulitan membeli LPG dan BBM,” timpal Yuniar.
Sementara itu, Sales Area Manager Kalsel Pertamina Patra Niaga Bondan Tri Wibowo, juga memastikan pihaknya selalu berkordinasi dengan Hiswana dalam memastikan stok di agen maupun SPBU dapat terus terjaga.
“Kita terus koordinasi untuk suplainya, walau memang ada beberapa kendala saat pengantaran di lapangan, salah satunya karena pasang surut air laut. Tapi, sejauh ini kita bisa tetap memastikan stok LPG dan BBM aman untuk Kalsel,” bebernya.
Dalam kesempatan ini, dirinya turut mengajak masyarakat Banua untuk tidak membeli LPG dan BBM secara berlebihan.
“Semoga dengan lancarnya pasokan LPG dan BBM ini masyarakat bisa berlebaran dengan nyaman bersama keluarga besarnya,” pungkasnya.














