HSS Luncurkan Program ASLI BERTANI, ASN Wajib Beli Beras Petani Lokal

Foto bersama Bupati dan jajaranya usai peluncuran program Asli Bertani. (Foto : Uck)

JURNALKALIMANTAN.COM, HULU SUNGAI SELATAN – Dalam rangka mendukung petani lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan serta ekonomi pedesaan, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) resmi meluncurkan program ASLI BERTANI (ASN Membeli Beras Petani), berlangsung di halaman Kantor Sekretariat Daerah HSS, Rabu (27/8/2025).

Peluncura dipimpin langsung oleh Bupati H. Syafrudin Noor, didampingi Sekretaris Daerah H. Muhammad Noor, serta dihadiri para Asisten Setda, Kepala Perangkat Daerah, dan para camat.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ir. H. Akhmad Mawardi, dalam laporannya menyampaikan, program ini dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

“Jumlah penerima beras adalah ASN di Kabupaten HSS yang tersebar di tingkat kabupaten, kecamatan, puskesmas, hingga sekolah dengan total sebanyak 4.447 orang. Adapun beras yang disalurkan mencapai 13.341 kilogram dengan harga per sak Rp66.000, menyesuaikan dengan kondisi pasar yang berlaku,” jelasnya.

Untuk distribusi, beras akan diantar langsung ke kantor masing-masing ASN. Namun, untuk Kecamatan Loksado dipusatkan di Kecamatan Padang Batung, sedangkan Daha Barat pengambilannya dilakukan di Kecamatan Daha Utara.

Sementara itu, Bupati HSS menegaskan bahwa ASLI BERTANI bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan gerakan nyata yang berdampak besar bagi daerah.

“Program ini memiliki tujuan strategis, yakni memberikan kepastian pasar dan harga yang layak bagi petani. Dengan keterlibatan ASN sebagai pembeli, petani akan lebih termotivasi meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertaniannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, program ini juga merupakan langkah penting untuk memperkuat kemandirian pangan daerah.

“Dengan mengutamakan beras petani lokal, kita memperkokoh ketahanan pangan di HSS. Kemandirian pangan tidak hanya soal ketersediaan, tetapi juga memastikan masyarakat mengonsumsi produk sehat, berkualitas, dan terjangkau,” tegasnya.

Bupati juga menyebut ASLI BERTANI sejalan dengan visi pembangunan HSS yang Sejahtera, Mandiri, Agamis, Mengayomi, dan Berteknologi (SEMANGAT), serta menjadi jawaban atas tantangan global terkait keberlanjutan pertanian dan pangan.

“Keberhasilan program ini ditentukan oleh kebersamaan kita. ASN diharapkan menjadi teladan membeli beras lokal, sementara petani menjaga mutu produksi. Pemerintah daerah akan terus hadir melalui pembinaan, penyediaan sarana-prasarana, hingga fasilitasi pasar,” pungkasnya.

(Uck/Ang)

[feed_them_social cpt_id=57496]