HST Terbanyak di Kalsel Terima Revitalisasi Satuan Pendidikan, Pemkab HST Apresiasi Program PHTC Kemendikdasmen RI

Kepala Dinas Pendidikan HST, Muhammad Anhar saat menghadiri Konsolnas Pendidikan Dasar dan Menengah, Selasa (10/2/2026) di Bogor Jawa Barat, (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, JAWA BARAT – Upaya mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua terus dilakukan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui berbagai kebijakan, salah satunya melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Revitalisasi Satuan Pendidikan. Sejak diluncurkan pada momen Hari Pendidikan Nasional tahun 2025, Revitalisasi Satuan Pendidikan membawa berbagai dampak positif, mulai dari harapan baru hingga semangat memajukan pendidikan nasional secara nyata di berbagai daerah.

Pada pelaksanaan Konsolidasi Nasional tahun 2026, Kemendikdasmen menghadirkan sejumlah kepala dinas provinsi, kabupaten/kota, untuk menyelaraskan visi pendidikan dan menguatkan partisipasi semesta guna membangun serta memajukan pendidikan nasional.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Dalam kesempatan ini, sejumlah pemerintah daerah turut menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaran program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang dinilai sangat berdampak, tepat sasaran, berkeadilan, serta menggerakkan ekonomi lokal.

Apresiasi ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Muhammad Anhar. Ia menjelaskan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah di bawah kepemimpinan Bupati HST Samsul Rizal memandang sektor pendidikan sebagai strategi utama dalam upaya pembangunan daerah.

Dengan keterbatasan fiskal yang dimiliki, Pemkab HST menilai kunci utama ialah terus beradaptasi terhadap kebijakan pusat dan keberanian membenahi data secara jujur dan akurat.

“Program prioritas Kemendikdasmen yakni Revitalisasi Satuan Pendidikan terbukti tepat sasaran karena berbasis data dan langsung menyentuh langsung ke warga sekolah. Dampaknya nyata, tidak hanya menurunkan jumlah sekolah rusak dan meningkatkan mutu layanan pendidikan, namun juga menumbuhkan kepercayaan masyarakat serta menggerakkan ekonomi lokal. Prinsip keadilan berbasis data ini memotivasi kami untuk terus memperbaiki tata kelola pendidikan secara berkelanjutan,” papar Anhar.

Lebih lanjut, Anhar menuturkan bahwa Kabupaten Hulu Sungai Tengah merupakan kabupaten/kota terbanyak penerima revitalisasi tahun 2025 se-Kalimantan Selatan.

Sebanyak 55 satuan pendidikan penerima revitalisasi di Kabupaten Hulu Tengah telah rampung dan siap digunakan untuk proses pembelajaran, dengan rincian 8 PAUD, 21 SD, dan 26 SMP.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Hasil program ini harus kita rawat bersama untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, menyenangkan, dan bermakna,” ujar Anhar.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu Kemendikdasmen merealisasikan Revitalisasi Satuan Pendidikan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti.

Sepanjang tahun 2025, Kemendikdasmen berhasil merealisasikan amanah Presiden Republik Indonesia dalam mendukung Asta Cita keempat, salah satunya yaitu Revitalisasi Satuan Pendidikan dengan anggaran Rp16,9 triliun yang menjangkau lebih dari 16 ribu satuan pendidikan.

“Memasuki tahun 2026, Kemendikdasmen berkomitmen untuk melanjutkan dan memperluas program-program strategis, termasuk Revitalisasi Satuan Pendidikan hingga 60 ribu penerima manfaat. Melalui penguatan partisipasi dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan, Kemendikdasmen optimistis berbagai kebijakan dan program pendidikan akan semakin berdampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” tutup Menteri Mu’ti.

(Rz)

[feed_them_social cpt_id=57496]