JURNALKALIMANTAN.COM, HULU SUNGAI TENGAH – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang dirangkai dengan Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025, berlangsung di Lapangan Dwi Warna Barabai pada Kamis (27/11/2025).
Kegiatan dihadiri Bupati HST Samsul Rizal bersama Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, Ketua PGRI HST beserta pengurus, para guru, tenaga kependidikan, serta undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati HST Samsul Rizal membacakan pidato resmi Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PGRI, Unifah Rosyidi.
Pidato itu menegaskan kembali semangat pengabdian guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta menjaga marwah profesi pendidik sejak PGRI didirikan pada 25 November 1945, seratus hari setelah berdirinya Republik Indonesia.
Disebutkan bahwa usia 80 tahun PGRI menjadi momentum untuk memperkuat kembali nilai persatuan sekaligus beradaptasi dengan perubahan zaman, termasuk era digitalisasi, kecerdasan buatan, dan tuntutan keterampilan abad 21.
“Guru harus terus belajar, berkolaborasi lintas bidang, dan memiliki pola pikir bertumbuh,” papar Bupati.
PGRI juga menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan kesejahteraan, perlindungan, dan peningkatan kompetensi guru, sekaligus menjaga persatuan organisasi guru dari berbagai upaya pemecah belah.
Dalam pidato tersebut, PB PGRI menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Republik Indonesia serta menaruh harapan besar kepada Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dinilai memberikan perhatian terhadap peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru melalui program Asta Cita.
PGRI juga mendorong percepatan hadirnya Rancangan Undang-Undang Perlindungan Guru serta berharap RUU Sisdiknas tetap mempertahankan tunjangan profesi, mempercepat sertifikasi, membuka peluang bagi guru honorer menjadi ASN, dan menjamin keadilan bagi guru negeri maupun swasta.
Menutup pidato, Bupati HST menyampaikan penghargaan kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang terus mengabdi dalam berbagai situasi.
“Semoga kiprah dan jejak langkah kita dalam membangun negeri diridhai Allah SWT dan menjadi kontribusi berharga bagi kemajuan bangsa,” tutupnya.
(Adv/Rz)














