JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Ilham Nor, terus mendorong percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Provinsi Kalsel, khususnya di Kota Banjarmasin.
“Capaian aktivasi IKD di Kota Banjarmasin masih tergolong rendah, baru sekitar 6 persen dari target nasional sebesar 20 persen. Karena itu, kami ingin membantu pemerintah daerah mendorong pemanfaatan IKD melalui sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2019 tentang Administrasi Kependudukan,” ujar Ilham usai kegiatan sosialisasi di kawasan Jalan Seberang Masjid, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Sabtu (8/11/2025).
Menurut politisi Partai Gerindra tersebut, kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan jumlah masyarakat yang mengaktifkan IKD, dengan melibatkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjarmasin.
“Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, tingkat aktivasi IKD di Kota Banjarmasin dapat meningkat dan mendekati target nasional,” tambahnya.
Ilham menjelaskan, IKD memiliki potensi besar dalam mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai layanan administrasi kependudukan, seperti perubahan data Kartu Keluarga (KK), pencetakan akta kelahiran, KTP, dan dokumen lainnya.
“Saat ini IKD masih berfungsi sebagai pendamping KTP fisik. Namun jika nantinya menjadi identitas utama, kegiatan sosialisasi seperti ini akan terus digencarkan,” tegasnya.
Ia juga menegaskan pentingnya turun langsung ke masyarakat untuk mengenalkan manfaat IKD kepada warga yang belum mengetahui tentang KTP digital.
“Semoga upaya ini dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan angka aktivasi IKD di Kota Seribu Sungai,” pungkasnya. (YUN)














