JURNALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Timnas U-22 Indonesia bersiap menghadapi SEA Games 2025 yang akan berlangsung di Thailand pada 3–12 Desember 2025. Menjelang turnamen, terjadi perubahan signifikan pada penyusunan grup setelah Kamboja menyatakan mundur, sehingga panitia harus melakukan undian ulang.
Dalam pengundian terbaru yang diumumkan pada Jumat (27/11/2025), Singapura dipindahkan ke Grup A. Sebelumnya, Indonesia berada di Grup C bersama Filipina, Myanmar, dan Singapura. Dengan perubahan tersebut, Garuda Muda kini hanya bertemu Filipina dan Myanmar di fase grup.
Di Grup A, Singapura akan bersaing dengan Thailand dan Timor Leste. Perubahan komposisi ini juga membuat penyelenggara menyesuaikan jadwal pertandingan.
Skuad asuhan Indra Sjafri akan melakoni dua laga penting di Grup C:
Senin, 8 Desember 2025 | 18.00 WIB
Filipina vs Indonesia
(Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai)
Jumat, 12 Desember 2025 | 18.00 WIB
Indonesia vs Myanmar
(Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai)
Pelatihn Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, menegaskan bahwa timnya menargetkan medali emas kedua secara beruntun. Ia menyebut para pemain memahami ekspektasi besar masyarakat.
“Kalau ditanya, tentu harapannya yang terbaik — begitu juga dari pemain,” ujar Indra di Stadion Madya, Jakarta.
Meski bukan turnamen resmi FIFA, Indonesia tetap dapat memanggil pemain abroad. Empat wajah dari klub luar negeri masuk dalam skuad:
Marselino Ferdinan (AS Trencin)
Mauro Zijlstra (FC Volendam)
Ivar Jenner (FC Twente)
Dion Markx (Top Oss)
Kehadiran mereka menjadi tambahan tenaga penting mengingat Garuda Muda gagal di dua turnamen sebelumnya, yakni Piala AFF U-23 2025 dan Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.
Tim pun memastikan persiapan matang melalui pemusatan latihan serta uji coba sebelum bertolak ke Thailand menurut jadwal keberangkatan yang telah ditetapkan. (Viz)














