JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Inovasi Sistem Informasi Perencanaan Terpadu Jaringan Irigasi Rawa Bidang Sumber Daya Air (Simpedu Jasira) dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Kuala (Batola), segera diterapkan di Desa Jambu Baru, Kecamatan Kuripan, pada tahun 2022.
Apikasi tersebut merupakan teknologi informasi yang bertujuan untuk membantu Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait dalam perencanaan di wilayah irigasi rawa, yang dimanfaatkan untuk kebutuhan pertanian, perikanan, dan perkebunan.
“Pada sistem tersebut di antaranya menyediakan data tentang sumber daya air, untuk meningkatkan ketahanan pangan yang ada di wilayah Batola,” ucap Seketaris Dinas PUPR Batola Saprani, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (08/12/2021).
Pihaknya juga melaksanakan program Lahan Pangan Berkelanjutan, karena lahan pertanian sudah berkurang sekitar 15% akibat menjamurnya perumahan.
“Kita berusaha menambah lahan pertanian, karena kita salah satu penyangga pangan di Provinsi Kalimantan Selatan,” tutupnya.
Alibana / Ahmad MT














