Jalin Sinergi Kemajuan Literasi, Direktur dan Pegawai RSJ Sambang Lihum Ikut Bergaya Layaknya Model

Direktur RSJ Sambang Lihum dan Kepala Dispersip Kalsel (tengah) foto bersama usai melakukan pekan fesyen

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Menindaklanjuti undangan partisipasi di kegiatan Palnam Pekan Fesyen, dan sinergi peningkatan literasi, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum mendatangi Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (13/09/2022).

Tak tanggung-tanggung, Direktur RSJ Sambang Lihum memboyong perwakilan berbagai profesi untuk berjalan layaknya model, mulai dari Dokter Spesialis Kejiwaan, Dokter Spesialis Syaraf, Dokter Umum, Perawat, Fisioterapi, Apoteker, Analis Kesehatan, dan Duta Excellent.

Tak hanya itu, kedua Wakil Direktur dan beberapa pejabat struktural juga hadir, yang menampilkan gayanya masing-masing di atas penyeberangan jalan buatan, di halaman Kantor Dispersip Kalsel.

Bahkan Direktur dan Wakilnya beserta Kepala Dispersip Kalsel Hj. Nurliani juga ikut mencoba, yang berlangsung meriah dengan iringan musik.

Kepala Dispersip Kalsel menyampaikan, bahwa gelaran ini hanyalah sebagai pengantar, namun esensi sebenarnya adalah silaturahmi dan sinergi antarsatuan kerja perangkat daerah.

“Jangan disorot rame-rameannya saja, tapi apa yang terjadi di belakangnya, kami bersinergi dan saling berkolaborasi. Bahkan nanti kami dengan RSJ Sambang Lihum akan mengadakan seminar bertemakan literasi untuk kesehatan mental,” ungkap perempuan yang sering tampil modis ini.

Hal senada juga disampaikan Direktur RSJ Sambang Lihum Anna Martiana Affida, yang mengapresiasi kinerja dan terobosan ini.

“Saya senang sekali bisa bertemu dengan Bunda Nunung (sapaan akrab Kepala Dispersip Kalsel). Kami sangat mengagumi perubahan Dispersip menjadi sangat cantik, dan kehadiran kami di Dispersip ternyata malah menghasilkan kolaborasi yang tentunya akan bermanfaat bagi Banua,” ucap Direktur yang dilantik April 2022 lalu ini.

Pertemuan dua Srikandi Banua ini tentunya diharapkan menjadi angin segar untuk pembangunan literasi dan pembangunan kesehatan mental di Banua.

Editor : Achmad MT