Jelang Iduladha, Stok LPG 3 Kg di Kalsel Aman hingga Sepekan

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Ketersediaan LPG 3 kg di Kalimantan Selatan jelang Iduladha 1446 H tidak ada kendala, berikut pula masalah harga yang masih normal. Hal ini seperti ditegaskan pengurus Himpunan Wiraswasta Nasional (Hiswana) Migas Kalsel.

Ketua Hiswana Hj. Muliana Yuniar mengatakan, saat ini ada ketersediaan 1,5 juta kg LPG bersubsidi.

[feed_them_social cpt_id=59908]

“Jumlah itu cukup sampai tujuh hari ke depan, jadi tidak ada kendala, dan harga di tingkat eceran pun Rp20 ribu sampai dengan Rp23 ribu, masih terbilang normal,” jelasnya kepada para awak media di sekretariatnya di kawasan Belitung.

Adapun harga eceran tertinggi di angka Rp18.500,00 sesuai dengan SK Gubernur Kalsel. Jadi, harga eceran di luar pangkalan pun tidak terlampau jauh dengan HET.

“Mengenai Iduladha tidak ada peningkatan permintaan LPG 3 kg, kondisi pasar tetap normal,” ujar Muliana.

Mengenai harga eceran, menurutnya, pihak agen tidak punya kewenangan, karena sebatas menjual ke pangkalan.

“Harga eceran elpij 3 kg ini kami harapkan maksimal di angka Rp22 ribu. Walaupun ada pula pemerintah kabupaten antara lain Hulu Sungai Tengah, yang menetapkan batas atas harga eceran Rp25 ribu,” jelas Muliana.

Pastinya tegasnya, secara aturan untuk semua kabupaten/kota ada pengisian, karena sudah ditentukan, bahwa setiap 60 km selalu ada tempat pengisian LPG.

Sementara H.M Irfani, Wakil Ketua Hiswana Migas Kalsel mengingatkan agar penggunaan LPG 3 kg tepat sasaran, sebagaimana aturan yang ditetapkan selama ini.

“LPG 3 kg itu untuk masyarakat miskin, sesuai Surat Edaran Dirjen Migas Tahun 2002. Jadi, dilarang untuk restoran, hotel, binatu, batik, peternakan, tembakau dan jasa las,” pungkasnya.

(Ian)

[feed_them_social cpt_id=57496]