Jelang Momen 5 Rajab, Satpol PP Banjar Terapkan Pengamanan Terpadu Berbasis Zonasi

Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Banjar Agus Siswanto. (Foto - Dayat)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJAR – Menjelang pelaksanaan Momen 5 Rajab di Sekumpul Martapura, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Banjar menyiapkan pola pengamanan terpadu dengan sistem zonasi, serta penjagaan ketat di sejumlah kawasan prioritas.

Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP Agus Siswanto mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi intensif bersama Tim Induk Sekumpul, untuk memastikan seluruh tahapan pengamanan berjalan optimal.

[feed_them_social cpt_id=59908]

“Pengamanan dibagi ke dalam empat zona dengan total 10 titik penjagaan. Personel sudah kami siapkan dan mulai bergerak sejak sepekan sebelum pelaksanaan,” ujarnya, Jumat (19/12/2025).

Menurut Agus, hingga kini jadwal pelaksanaan haul masih menunggu kepastian, apakah akan digelar pada tanggal 21 atau 28. Namun demikian, pihaknya tetap melakukan persiapan tanpa bergantung pada penetapan tanggal.

“Kami tetap siap. Jika ada perubahan jadwal, pengamanan akan kami sesuaikan,” katanya.

Zona pengamanan meliputi area inti Musala Ar Raudhah, pintu masuk utama kawasan Sekumpul, jalur VIP di sekitar Rumah Makan AZ Sekumpul, serta kawasan Simpang Empat Sekumpul yang menjadi titik pertemuan arus jemaah.

Selain itu, pengawasan juga dilakukan di puluhan titik penginapan jemaah yang telah didata oleh Tim Induk Sekumpul, terutama pada puncak kegiatan haul.

“Pengamanan penginapan menjadi perhatian, termasuk penyiapan posko pelayanan, meskipun ketersediaan tenda saat ini cukup terbatas,” ungkap Agus.

Untuk memperkuat personel, Satpol PP Kabupaten Banjar turut membuka dukungan dari Satpol PP kabupaten/kota lain di Kalimantan Selatan. Personel bantuan tersebut nantinya akan ditempatkan di masing-masing zona pengamanan.

Agus menambahkan, pengamanan Momen 5 Rajab berdekatan dengan agenda Natal dan Tahun Baru, sehingga diperlukan pengaturan personel yang cermat, agar seluruh kegiatan dapat berjalan aman dan tertib.

Sementara itu, penataan pedagang kaki lima juga menjadi perhatian. Satpol PP memastikan kawasan yang ditetapkan sebagai zona steril akan dijaga melalui pendekatan persuasif dan patroli rutin, demi kelancaran pelaksanaan haul.

(Dyt/Ahmad M)

[feed_them_social cpt_id=57496]