Kalsel Target Tiga Besar Nasional di FORNAS VII, 742 Pegiat Siap Berlaga

Wagub Kalsel (kiri) menyerahkan bendera Kormi menandai pelepasan kontingen. (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Ajang olahraga tak hanya soal kemenangan, tapi juga soal jati diri dan semangat kolektif. Hal inilah yang tergambar dari momen pelepasan kontingen Kalimantan Selatan menuju Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VII di NTB, yang digelar di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Rabu (23/7/2025).

Dengan penyerahan bendera KORMI sebagai simbol semangat, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman secara resmi melepas 742 pegiat dari 58 inorga (induk olahraga), yang akan berlaga membawa nama baik Banua dalam ajang olahraga rekreasi paling bergengsi di Indonesia.

[feed_them_social cpt_id=59908]

“Alhamdulillah hari ini kita melepas kurang lebih 700 pegiat. Ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi tentang bagaimana kita menjaga adab, martabat, dan budaya Banua di panggung nasional,” ujar Wagub dalam sambutannya.

Ia menegaskan, olahraga rekreasi merupakan alat pemersatu masyarakat, bukan sekadar perlombaan semata.

Ia juga menyampaikan komitmen penuh dari Pemerintah Provinsi Kalsel untuk mendukung seluruh pegiat KORMI yang berangkat.

“Target tiga besar itu bukan mustahil. Yang penting kita berjuang dengan penuh semangat dan sportivitas,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, M. Syarifuddin yang juga menjabat Ketua KORMI Kalsel menegaskan bahwa keikutsertaan Kalsel dalam 58 inorga dengan kekuatan 742 pegiat menjadi salah satu kontingen terbesar di FORNAS VII.

“Kita targetkan tiga besar nasional, dan kita optimis bisa meraihnya,” kata Syarifuddin.

Ia menyebut sejumlah inorga unggulan yang berpotensi menyumbang prestasi bagi Kalsel seperti karate tradisional, silat budaya, senam, panahan, tonis, hingga street soccer.

Menurutnya, ajang ini juga menjadi etalase budaya dan kekuatan olahraga tradisional Banua di tingkat nasional.

Acara pelepasan berlangsung khidmat dan penuh semangat, dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pengurus KORMI Kalsel dan kabupaten/kota, serta ratusan pegiat olahraga dari berbagai kalangan usia.

Momen ini menjadi simbol bahwa olahraga rekreasi bukan hanya milik atlet, tetapi milik seluruh rakyat.

(Adpim/Ang)

[feed_them_social cpt_id=57496]