Kecapean Usai Melaut, Sapi-sapi Kurban Ini Disuntik Vitamin

Sapi di suntik Vitamin
Petugas dari DKP3 Kota Banjarmasin, melakukan pemeriksaan kesehatan sapi kurban pada Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Jalan Tembus Mantuil.

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN Mendekati Hari Raya Kurban 1442 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin, melakukan pemeriksaan kesehatan sapi kurban pada Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Jalan Tembus Mantuil.

Selain melihat fisik hewan, juga dilakukan penyuntikan vitamin untuk memulihkan kondisi hewan kurban usai perjalanan pengiriman. 

[feed_them_social cpt_id=59908]

“Dari pemeriksaan kita, ditemukan hewan-hewan ini mengalami kelelahan akibat pengiriman dari luar pulau melalui laut,” ungkap Medik Veteriner Annang Dwi Jatmiko, dari Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP3 Kota Banjarmasin, usai kegiatan pemeriksaan, Senin (12/07/2021). 

Para petugas turut melakukan pemeriksaan pada penampungan hewan di luar RPH yang telah didata. 

“Titik penampungan hewan kurban dan pedagang dadakan kita sudah tahu dan sudah kita data,” ujar Annang. 

Pihaknya juga meminta pedagang untuk menyertakan surat keterangan sehat pada hewan kurban yang dijual, agar sapi tersebut benar-benar dinyatakan sehat dan bebas dari penyakit dan layak untuk menunaikan ibadah kurban.

“Jadi, kalau bisa dari panitia atau masing-masing melakukan kurban atau perorangan, mintakan surat keterangan sehat kepada penjualnya, itu kuncinya,” tambahnya. 

Tim Kesehatan Hewan ini akan terus memonitor hingga H+1 Idul Adha, untuk memastikan kesehatan hewan kurban sebelum dagingnya dibagikan kepada masyarakat. 

“Hari H nya juga kita lakukan pemantauan, hingga memantau lingkungan penampungan,” ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKP3 Kota Banjarmasin Mumammad Makhmud, di tempat yang sama. 

Sementara untuk stok persediaan hewan kurban, terutama sapi yang ada di penampungan dan RPH, sudah tercukupi. 

“Alhamdulilah sudah mencukupi, namun karena kebutuhan hari-hari juga ada yang dipotong dan berkurang, itu nanti kami penuhi juga dengan pengiriman susulan tambahan dari Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur yang akan masuk pekan depan,” tambahnya. 

Jumlah sapi kurban yang dipersiapkan untuk tahun ini sebanyak 2.000 ekor lebih. 

“Tahun ini kita perkirakan sebanyak itu akan mencukupi. Kalau di RPH itu ada sekitar 600—900 dan lebihnya ada di luar,” tambahnya. 

Diakui Makhmud, permintaan hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. 

“Tahun ini meningkat karena masyarakat tidak bisa beribadah haji, jadi dananya diperkirakan banyak ke ibadah kurban,” tuturnya. 

Kepala UPT RPH Basirih Selatan Agus, di kesempatan yang sama menyatakan, kenaikan tersebut juga berbanding lurus dengan permintaan pemotongannya, dengan banyaknya pendaftar untuk melakukan pemotongan hewan kurban di RPH Basirih Selatan.

Editor : Ahmad MT

[feed_them_social cpt_id=57496]