Ketua Hiswana Migas Kalimantan: Sudah Seharusnya Kuota BBM Bersubsidi Ditambah di Kalsel

Ketua Hiswana migas Kalimantan,H.M Amin Santang

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJAR – Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional (Hiswana) Minyak dan Gas Kalimantan H.M. Amin Santang, mengapresiasi terus dibukanya cabang-cabang Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum oleh Pertamina di berbagai wilayah pinggiran.

Hal itu diungkapkannya di sela peresmian SPBU Nelayan di Kecamatan Aluh-Aluh oleh Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono, Jumat (31/3/2023) lalu.

[feed_them_social cpt_id=59908]

“Karena tentu nantinya akan memudahkan para nelayan untuk mendapatkan BBM bersubsidi jenis solar dengan harga yang terjangkau,” ungkap H.M. Amin Santang saat didampingi Sekretaris Hiswana Migas Kalsel H. Niko Hidayat, S.E.

Hal ini menurutnya juga sejalan dengan perwujudan sila 5 dari Pancasila, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Jadi, tidak hanya mereka yang di wilayah perkotaan saja bisa menikmati BBM bersubsidi, tapi juga warga pinggiran, khususnya nelayan pun juga bisa menikmatinya,” tambah H.M. Amin Santang.

Namun diingatkannya, banyaknya SPBU yang ada di Kalsel tentunya juga harus diimbangi dengan penambahan kuota oleh pemerintah dan BPH Migas.

Mengingat dengan kuota BBM bersubsidi sebesar 250.000 kilo liter lebih yang dialokasikan untuk Kalsel, dirasanya sudah harus dilakukan penyesuaian, karena pertumbuhan ekonomi dan masyarakat yang terus meningkat.

“Kalau dibiarkan, bisa berdampak pada sering kosongnya pasokan BBM bersubsidi di SPBU. Jadi percuma banyak SPBU tapi tidak bisa melayani masyarakat secara optimal,” tegasnya.

(Saprian)

[feed_them_social cpt_id=57496]