Komisi III Pelajari Tata Kelola Stadion Modern di Jakarta International Stadium

Komisi III DPRD Kalsel kunjungi jakarta internasional stadium (foto: hmsdprdkalsel)

JURNALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan belum lama tadi melakukan kunjungan kerja ke Jakarta untuk mempelajari model pembangunan, pembiayaan, dan tata kelola stadion modern sebagai referensi rencana pembangunan stadion di daerah.

Kunjungan yang dipimpin Ketua Komisi III Mustaqimah tersebut turut melibatkan Dinas PUPR serta staf ahli gubernur. Studi ini difokuskan agar pembangunan stadion berskala besar di Kalimantan Selatan nantinya tidak menjadi beban anggaran setelah selesai dibangun.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Manajemen JIS menegaskan bahwa keberhasilan stadion modern sangat ditentukan oleh perencanaan bisnis jangka panjang. Stadion harus mampu menghasilkan pendapatan dari berbagai kegiatan guna menutup biaya operasional dan pemeliharaan.

Direktur Bisnis dan Operasional JIS, I Gede Adi Adnyana, menyampaikan bahwa pembangunan stadion bertaraf internasional memerlukan perhitungan matang sejak awal, termasuk proyeksi pemanfaatan serta potensi pemasukan.

Sementara itu, Vice President JIS Shinta Syamsul Arif menekankan pentingnya konsep multifungsi. Menurutnya, stadion modern tidak hanya digunakan untuk pertandingan olahraga, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk konser musik, pameran, hingga kegiatan berskala nasional dan internasional.

Wakil Ketua Komisi III H. Kartoyo  menilai studi banding ini penting agar stadion yang akan dibangun di Kalimantan Selatan tidak menjadi infrastruktur megah yang minim pemanfaatan.

“Saya berharap pengelolaan dilakukan secara profesional sehingga mampu memberikan dampak ekonomi bagi daerah,” ucapnya.

Melalui kajian tersebut, DPRD Kalsel berharap pembangunan stadion dapat menjadi aset produktif yang berkelanjutan sekaligus memberi manfaat luas bagi masyarakat. (YUN)

[feed_them_social cpt_id=57496]