JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) telah menerima banyak masukan dan aspirasi melalui Reses dan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda).
Menindak lanjuti aspirasi masyarakat tersebut, komisi IV melaksanakan rapat kerja, dalam rangka sinkronisasi dan harmonisasi rencana pembangunan tahun anggaran 2022 dengan BAPPEDA provinsi Kalsel, belum lama tadi.
Ketua komisi IV DPRD Kalsel, Muhammad Lutfi Saifuddin, S. Sos komisi nya saat ini fokus memperjuangkan aspirasi dari masyarakat yang masuk melalui kegiatan Reses dan Sosialisasi Perda.
” Kami mengharapkan aspirasi masyarakat ini, dijadikan sebagai prioritas utama, untuk kita menentukan arah pembangunan kita di 2020. Diantaranya harapan kepada pemerintah untuk memberikan sentuhan lebih kepada mahasiswa dan pondok pesantren serta sekolah keagamaan lain serta bantuan dan perlindungan terhadap lansia,”ujar Politisi Gerindra ini.
Bappeda Kalsel menyambut positif dan Menanggapi baik permasalahan ini. Hal tersebut seperti yang disampaikan Kasubbid pendidikan dan kebudayaan BAPPEDA Kalsel, Bambang SE, MA.
” Pokok Pikiran (POKIR) dari komisi IV yang telah diserap dari masyarakat ini, nantinya akan kita definisikan terlebih dahulu ke dalam peraturan menteri dalam negeri nomor 90 tahun 2017 untuk diteliti, supaya nantinya pada saat terealisasi tidak menyalahi aturan yang berlaku, tutupnya.














