JURNALKALIMANTAN.COM, BALANGAN – Seekor anak bekantan (Nasalis larvatus) ditemukan masuk ke pemukiman warga di Tungkap, Kelurahan Batupiring, Kecamatan Paringin Selatan. Satwa endemik Kalimantan yang dilindungi ini berhasil diamankan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan, sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak berwenang.
Sekretaris BPBD Balangan, Surya Dharma, mengungkapkan, primata berusia sekitar satu tahun tersebut telah diserahkan kepada Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Balangan pada Jumat (27/3/2026), untuk selanjutnya diproses oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
“Anak bekantan ini berhasil kami amankan pada Selasa, 24 Maret 2026, setelah menerima laporan dari warga setempat. Saat ini satwa tersebut sudah dalam penanganan tim ahli,” ujar Surya, Sabtu (28/3/2026).
Mengingat bekantan adalah hewan yang terancam punah dan dilindungi undang-undang, Surya mengimbau warga untuk segera melapor jika melihat keberadaan kawanan bekantan lain di sekitar lokasi tersebut.
“Kami meminta warga segera melapor ke BPBD maupun KPH jika melihat hewan ini masuk ke pemukiman. Jangan ditangkap sendiri secara sembarangan, karena ini adalah hewan dilindungi,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Perlindungan Hutan, Muhammad Emir Faisal, menegaskan bahwa perlindungan terhadap bekantan diatur ketat dalam UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
“Aturan ini melarang keras pengambilan, pemilikan, maupun perdagangan satwa dilindungi tanpa izin. Ada sanksi pidana dan denda bagi pelanggar guna mencegah kepunahan dan menjaga keseimbangan ekosistem,” tegas Emir.
Ia juga menambahkan bahwa bekantan merupakan maskot Provinsi Kalimantan Selatan. Fokus konservasi saat ini tidak hanya pada evakuasi, tetapi juga pelestarian habitat di area seperti Pulau Bakut dan Pulau Curiak.
“Setelah kami terima dari BPBD, anak bekantan tersebut sempat kami rawat sementara untuk memastikan kondisinya stabil sebelum akhirnya kami serahkan ke BKSDA untuk langkah konservasi lebih lanjut,” tutupnya.
(Adv/Fzn)














