Langkah Bersama Jaga Kerukunan, Jalan Sehat HAB Kemenag Warnai HUT HSS ke-75

Wabup bersama Kepala Kemenag HSS melepas kegiatan jalan sehat HAB Kemenag ke-80. (Foto : Diskominfo)

JURNALKALIMANTAN.COM, HULU SUNGAI SELATAN – Kegiatan Gerak Jalan Sehat Kerukunan yang digelar Kementerian Agama Republik Indonesia di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, tidak sekadar menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga dimaknai sebagai simbol nyata komitmen menjaga persatuan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat.

Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H. Suriani, secara resmi melepas kegiatan tersebut, Rabu (24/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 sekaligus turut memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Hulu Sungai Selatan ke-75.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kementerian Agama HSS H. Fathurrahman menyampaikan, kegiatan ini dirancang sebagai ruang kebersamaan yang mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam semangat hidup sehat dan rukun.

Mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, Fathurrahman menegaskan bahwa tema tersebut menjadi pengingat akan pentingnya mengimplementasikan nilai toleransi dan kerja sama, tidak hanya dalam kehidupan sosial, tetapi juga dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami meneguhkan kembali komitmen Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Selatan untuk terus menjaga kerukunan umat beragama serta bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan,” ujarnya.

Selain sarat pesan kebersamaan, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pembagian berbagai hadiah menarik, seperti sepeda listrik, mesin cuci, dan sejumlah doorprize lainnya yang menambah antusiasme peserta.

Sementara itu, Wakil Bupati HSS Suriani dalam sambutannya menilai jalan sehat kerukunan memiliki makna strategis sebagai simbol persatuan. Menurutnya, delapan dekade pengabdian Kementerian Agama merupakan perjalanan panjang dalam menjaga harmoni kehidupan beragama dan memperkuat nilai-nilai toleransi di Indonesia.

“Kegiatan ini bukan hanya soal kesehatan jasmani, tetapi juga pesan moral bahwa persatuan dan kerukunan harus terus dirawat. Langkah-langkah yang diayunkan bersama mencerminkan semangat kebersamaan di tengah keberagaman,” tuturnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan akan terus mendukung kegiatan yang mendorong persatuan sosial dan memperkuat nilai kebangsaan. Sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan masyarakat dinilai menjadi fondasi penting dalam mewujudkan HSS yang rukun, damai, dan sejahtera.

(Uck/Ang)

[feed_them_social cpt_id=57496]