Lestarikan Kahazanah Kalsel, Dispersip Lakukan Preservasi dan Reproduksi Buku Deposit 

Kahazanah Kalsel

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN Selain gencar melakukan alih media pada buku-buku tua dan langka, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan juga melakukan preservasi dan reproduksi buku-buku khazanah Kalsel. 

Hal itu dilakukan dalam rangka pelestarian bahan pustaka, termasuk pemeliharaan, perawatan, pengawetan, dan perbaikan, untuk tetap menjamin akses informasi dan menjaga isi atau kandungan intelektual di dalamnya. 

Dispersip Kalsel juga menghimpun dan mengumpulkan semua informasi, baik yang terbaru ataupun masa lampau dan bidang terkait, kemudian mengelolanya, melestarikan, dan menyebarluaskan kepada masyarakat. 

“Ini merupakan salah satu program kita untuk melindungi benda budaya yang tertulis, atau meminimalisir kerusakan dengan bertujuan untuk melestarikan informasi yang terkandung di dalamnya,” ungkap Kepala Dispersip Kalsel Hj. Nurliani melalui Kabid Pelayanan dan Pembinaan Wildan Akhyar, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (24/02/2022).  

Preservasi dan reproduksi ini memuat buku-buku bermuatan lokal, seperti Sejarah Banjar, Adat Istiadat Banjar, Kebudayaan Banjar, Kesenian Banjar, dan hal-hal yang berhubungan dengan tradisi orang Banjar yang merupakan tradisi turun temurun masyarakat Banjar.

“Itu kita cetak kembali bukunya jika sudah tua, guna menghindari terjadinya kehilangan isi atau kandungan informasi yang ada di dalamnya,” tambah Wildan. 

Pemeliharaan tersebut, jelasnya juga sebagai pelaksanaan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, dan UU No. 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam. 

Untuk diketahui, preservasi bukanlah sebuah istilah baru, karena sejak masa Babilonia kuno, manusia sudah melindungi buku dari kerusakan. Seiring dengan perkembangan masa, berubahlah cara pemeliharaannya ke dalam bentuk yang lebih modern.

Sejarah membuktikan, bahwa melestarikan rekaman informasi yang memiliki histori dan kandungan intelektual pada level tertentu merupakan hal yang penting.

Editor : Ahmad MT