Menuju Bank Devisa, Bank Kalsel Perkuat Digitalisasi dan Ekspansi Syariah di Usia 62

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Memasuki usia ke-62 tahun pada 25 Maret 2026, Bank Kalsel kian menunjukkan taringnya sebagai motor penggerak ekonomi Kalimantan Selatan. Tidak sekadar bertahan, bank kebanggaan warga Banua ini tengah bersiap melakukan loncatan besar, salah satunya dengan memperkuat fondasi menuju status Bank Devisa.

Mengusung tema “Tumbuh Bersama untuk Banua yang Lebih Baik”, Bank Kalsel melaporkan progres signifikan dalam memperluas akses keuangan. Hingga akhir 2025, Bank Kalsel telah mengoperasikan 968 Agen Laku Pandai atau yang akrab disebut ADINK.

Kehadiran ADINK menjadi ujung tombak strategi perbankan tanpa kantor (branchless banking). Melalui agen-agen ini, warga di pelosok Kalimantan Selatan kini dapat membuka rekening, menabung, hingga bertransaksi tanpa perlu menempuh perjalanan jauh ke kantor cabang.

“Kita juga perluasan Ekosistem Syariah dan Digital. Selain inklusi keuangan konvensional, Bank Kalsel juga agresif memperkuat ekosistem ekonomi syariah,” tulis keterangan resmi bank Kalsel, Rabu (25/3/26).

Sepanjang tahun 2025, tiga Kantor Cabang Pembantu (KCP) Syariah resmi beroperasi di wilayah Tanjung, Rantau, dan Handil Bakti. Ekspansi ini dilakukan untuk menjawab tingginya permintaan layanan keuangan berbasis prinsip syariah di daerah.

Di sisi lain, transformasi digital tetap menjadi prioritas utama. Manajemen terus memoles layanan berbasis teknologi agar lebih cepat, praktis, dan efisien bagi nasabah milenial maupun pelaku usaha.

Langkah paling ambisius di usia baru ini adalah persiapan Bank Kalsel menjadi Bank Devisa. Proses ini mencakup penguatan tata kelola, sistem operasional, serta pemenuhan regulasi ketat demi meningkatkan daya saing di level yang lebih tinggi.

Untuk mendukung visi tersebut, Bank Kalsel telah memetakan sejumlah strategi kunci untuk tahun-tahun mendatang:

* Optimalisasi Pendapatan : Melalui diversifikasi layanan.

* Efisiensi Operasional : Peningkatan kualitas TI dan kualitas kredit.

* Peningkatan SDM : Menyiapkan tenaga profesional yang adaptif terhadap teknologi informasi.

* Komitmen Keberlanjutan : Menyelaraskan pertumbuhan bisnis dengan kelestarian lingkungan.

Meski telah meraih berbagai penghargaan nasional sepanjang 2025, manajemen menegaskan bahwa kepercayaan warga Banua adalah apresiasi tertinggi.

Dengan kesiapan infrastruktur dan dukungan pemegang saham, Bank Kalsel optimistis dapat terus menjadi mitra strategis yang tangguh dalam membangun ekonomi daerah yang berdaya saing global.

(Adv)