
Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Kalsel, Rikwanto menyebut, pihaknya menyiapkan 1500 personil gabungan TNI Polri dan petugas instansi terkait untuk mengantisipasi apa pun yang timbul saat pelaksaanaan operasi ketupat intan 2021 ini.
“Operasi Ketupat Intan bertujuan menciptakan suasana kondusif, aman dan tertib pada Ramadhan hingga Idul Fitri 1442/Hijriah di masa pandemi Covid-19,” kata Rikwanto.
Kapolda juga menyatakan siap dalam penanganan gangguan keamanan, gangguan lain seperti kebakaran dan bagaimana mencegah penyebaran Covid-19.
“Saya berharap masyarakat berpartisipasi. Petugasnya siap, masyarakatnya juga care terhadap kesehatan. sehingga kita aman melalui Idul Fitri ini,” ujarnya sembari menyebut, masalah keamanan saat ini di Kalsel dalam situasi kondusif.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Muhammad Muslim mengatakan, rapid test antigen sudah diberikan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota di Kalsel masing-masing 5.000 dosis.
Jika tes antigen itu masih kurang , lanjut Muslim, Pemprov Kalsel bisa memberikan tambahan sesuai kebutuhan.
“Nanti kita lihat keterpakaiaannya, kita juga minta laporan (stok,red),” ujar Muslim.
Tindak lanjutnya jika ditemukan masyarakat terpapar covid-19, akan dikarantina dengan biaya sendiri.
(om/jk)














