Ngaku Habib Saat Beraksi, Pasutri Terduga Pencuri Diciduk di Binuang

Pasutri yang diamankan. (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Sepasang suami istri yang diduga terlibat aksi pencurian di wilayah Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala (Batola), akhirnya berhasil diringkus aparat kepolisian. Keduanya sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial karena mengaku sebagai habib saat menjalankan aksinya.

Penangkapan dilakukan pada Jumat (13/2/2026) sore di kawasan Binuang, Kabupaten Tapin. Pasangan tersebut diketahui berinisial AAS dan NU. Keduanya merupakan warga Kompleks Citra Pesona Mandiri Asri I, Landasan Ulin Timur, Kota Banjarbaru.

[feed_them_social cpt_id=59908]

Dalam informasi yang beredar, keduanya diduga mengambil uang tunai sebesar Rp6 juta serta emas dan berlian dengan nilai taksiran mencapai Rp100 juta. Modus yang digunakan yakni berpura-pura menumpang berteduh karena hujan, sekaligus meminta izin untuk ikut menunaikan salat di rumah korban.

Perwakilan habaib Kalimantan Selatan, Habib Salim bin Muhammad Nunci Alkaf menegaskan, bahwa pihaknya tidak membenarkan tindakan yang dilakukan oknum tersebut.

“Saya memastikan bahwa komunitas habaib tidak memberikan toleransi terhadap perbuatan yang mencoreng nama baik,” tegasnya.

Menurutnya, informasi keberadaan pelaku di Binuang justru diperoleh dari kalangan habaib sendiri. Setelah memastikan kebenaran kabar tersebut, pihaknya segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat serta Polres Batola untuk melakukan penindakan.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya warga Banjarmasin dan Kalimantan Selatan pada umumnya, atas kegaduhan yang timbul akibat ulah oknum tersebut.

“Kedua pelaku berasal dari luar Kalimantan dan perbuatannya turut berdampak pada nama baik habaib di daerah ini,” ucapnya.

Habib Salim menegaskan, bahwa seluruh proses hukum diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum agar ditangani sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Batola AKP Marum membenarkan, bahwa kedua terduga pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres Batola.

“Pihak petugas masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mendalami peran masing-masing dalam kasus tersebut,” pungkasnya.

(api/Ahmad M)

[feed_them_social cpt_id=57496]